Notification

×

Iklan

Iklan

Dana Bantuan Pendidikan Disalurkan

Rabu, 25 Mei 2016 | Mei 25, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2017-10-29T09:20:14Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, KARANG BARU - Dana bantuan pemerintah untuk menunjang pendidikan dalam bentuk Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2015 bagi 2.000 siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah sudah mulai disalurkan, untuk Kabupaten Aceh Tamiang penyalurannya dipusatkan di SMKN Karang Baru, Selasa (24/5).

Tiap siswa SD menerima Rp 450.000, siswa SMP Rp 750.000 dan SMK Rp 1 juta yang disalurkan dalam dua tahap melalui BRI. Rincian penerimanya, siswa SD sebanyak 400 orang, SMP 800 orang dan SMK 800 orang.

Sedangkan dana PIP untuk siswa SMA sebanyak 4.875 orang pencairannya melalui BNI. Ada untuk 500 orang lagi yang belum disalurkan disebabkan adanya kekurangan data siswa atau orangtuanya.

Sementara untuk PIP tahun 2016, bagi siswa SMA sudah dicairkan sebanyak 955 orang juga melalui BNI.

Dalam kesempatan pencairan dana PIP yang dilakukan secara massal itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tamiang Ikhwanuddin Idris mengatakan, untuk mengatasi munculnya persoalan yang berkaitan dengan sumber data, diharapkan dalam menyikapinya harus benar dan sesuai dengan aturan.

Dijelaskannya, bantuan PIP tersebut sumber datanya dari Dapodik, BPS dan lembaga lain. Dijelaskanya, dalam pendataan bisa saja terdapat kekeliruan.

"Makanya, jika ada siswa yang mendapatkan PIP lebih dari satu kali, tolong disampaikan kepada Dinas Pendidikan agar mudah dilakukan pengecekan sehingga diketahui sumber masalahnya," seru Ikhwanudddin.
Diharapkannya, dengan bantuan PIP ini tidak ada lagi siswa yang tidak melanjutkan sekolah.

Karena bantuan tersebut meliput keperluan siswa untuk pembelian buku, pakaian, transportasi, uang saku dan biaya khursus non formal.

"Di luar dari keperluan yang disebutkan tadi, haram untuk dipakai, meski untuk kebutuhan keluarga dalam hal lainnya," tegas Ikhwanuddin.

Sementara Asissten II Ekonomi dan Pembangunan Izwardi mengatakan, memasuki bulan Juni anak-anak sudah masuk sekolah.

"Sehingga diharapkan tidak ada lagi kendaala untuk anak bersekolah, yang memunculkan kesan PIP gagal," kata Izwardi.

Sumber : Medanbisnis
×
Berita Terbaru Update