TamiangNews.com, KARANG BARU - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Drs Zagusli, menghentikan proyek pembangunan tempat parkir sepeda motor, yang tidak memiliki dokumen lengkap.
"Pekerjaannya pembangunan parkir itu kita hentikan,sebab pihak pelaksana belum memegang dokumen kontraknya.
Terlebih lagi pihak Wije Ponsel selaku rekanan pun belum memasukkan dokumen perusahaan ke panitia." ujar Sekwan DPRKA Aceh Tamiang, Zagusli Senin (16/5/2016).
Dia menilai,pekerjaan yang dihentikannya itu murni anggaran besumber dari dana APBK tahun 2016 sebesar Rp.118.000.000.Diduga pihak pelaksana berani mengerjakan tanpa dokumen itu karena ada arahan atau beking dari orang orang tertentu.
Sehingga oknum kontraktor sangat berani melakukan pekerjaan walaupun terindikasi bertentangan dengan aturan.
"Pekerjaannya bukan tender, tapi PL (penunjukan langsung). Dan proyek ini juga bukan pekerjaan aspirasinya Dewan ya," sebutnya.
Pantauan GoAceh, proyek pembangunan tempat parkir kendaraan sepeda motor yang lokasinya dibelakan gedung Sekretariat DPRK setempat tersebut,
pelaksanaan pekerjaannya dihentikan oleh PA proyek setelah rampung mengerjakan pondasi dan lantai dasarnya.
Sumber : GoAceh
"Pekerjaannya pembangunan parkir itu kita hentikan,sebab pihak pelaksana belum memegang dokumen kontraknya.
Terlebih lagi pihak Wije Ponsel selaku rekanan pun belum memasukkan dokumen perusahaan ke panitia." ujar Sekwan DPRKA Aceh Tamiang, Zagusli Senin (16/5/2016).
Dia menilai,pekerjaan yang dihentikannya itu murni anggaran besumber dari dana APBK tahun 2016 sebesar Rp.118.000.000.Diduga pihak pelaksana berani mengerjakan tanpa dokumen itu karena ada arahan atau beking dari orang orang tertentu.
Sehingga oknum kontraktor sangat berani melakukan pekerjaan walaupun terindikasi bertentangan dengan aturan.
"Pekerjaannya bukan tender, tapi PL (penunjukan langsung). Dan proyek ini juga bukan pekerjaan aspirasinya Dewan ya," sebutnya.
Pantauan GoAceh, proyek pembangunan tempat parkir kendaraan sepeda motor yang lokasinya dibelakan gedung Sekretariat DPRK setempat tersebut,
pelaksanaan pekerjaannya dihentikan oleh PA proyek setelah rampung mengerjakan pondasi dan lantai dasarnya.
Sumber : GoAceh

