TamiangNews.com, KUALASIMPANG - PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field, meraih penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2016 dalam ajang penganugerahan IGA 2016 di Jakarta beberapa hari lalu.
Tiga penghargaan berhasil diboyong, karena dinilai perusahaan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan di Tanah Air.
IGA merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of Corporate Social Responsibility dan dianugerahkan bagi perusahaan-perusahaan yang dinilai telah memberikan komitmen dan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Kategori yang diraih adalah Penyelamatan Sumberdaya Air melalui Program Waste Water Garden (WWG) Green School Binaan Pertamina EP Field Rantau di SMAN 2 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kategori Mempelopori Pencegahan Polusi melalui Program Pemanfaatan Limbah Pelepah Sawit menjadi Aneka Kerajinan dan Pakan Terna Alternatif untuk ternak di Desa Payabedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Atu lagi kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui Program Konservasi Habitat Orangutan Sumatera (Pongo Abili) di Taman Nasional Gunung Leuser, Bahorok, Kabupaten Langkat.
Field Manager Rantau, Richard Muthalib, Sabtu (4/6) mengatakan, raihan ini berkat kerja keras bersama-sama dan semua pihak yang mendukung kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan Rantau Field.
Rantau Field telah tiga kali mengikuti ajang Indonesia Green Award tersebut, yaitu pada tahun 2014, 2015 dan 2016.
"Untuk tahun ini kami mendapatkan penghargaan dalam 3 kategori tersebut," ujarnya.
Richard berharap Rantau Field dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih ini, hingga masa yang akan daaing. Ia juga menginginkan akan ada lebih banyak lagi kategori yang dapat diikuti dalam ajang IGA ini.
"Saya berharap Rantau Field bisa mempertahankan penghargaaan ini dan kedepan dapat mengikuti kategori lainnya seperti Menghemat Energi dan Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan dan Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu," harapnya.
Sumber : Medanbisnis
Tiga penghargaan berhasil diboyong, karena dinilai perusahaan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan di Tanah Air.
IGA merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of Corporate Social Responsibility dan dianugerahkan bagi perusahaan-perusahaan yang dinilai telah memberikan komitmen dan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Kategori yang diraih adalah Penyelamatan Sumberdaya Air melalui Program Waste Water Garden (WWG) Green School Binaan Pertamina EP Field Rantau di SMAN 2 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kategori Mempelopori Pencegahan Polusi melalui Program Pemanfaatan Limbah Pelepah Sawit menjadi Aneka Kerajinan dan Pakan Terna Alternatif untuk ternak di Desa Payabedi, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Atu lagi kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui Program Konservasi Habitat Orangutan Sumatera (Pongo Abili) di Taman Nasional Gunung Leuser, Bahorok, Kabupaten Langkat.
Field Manager Rantau, Richard Muthalib, Sabtu (4/6) mengatakan, raihan ini berkat kerja keras bersama-sama dan semua pihak yang mendukung kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan Rantau Field.
Rantau Field telah tiga kali mengikuti ajang Indonesia Green Award tersebut, yaitu pada tahun 2014, 2015 dan 2016.
"Untuk tahun ini kami mendapatkan penghargaan dalam 3 kategori tersebut," ujarnya.
Richard berharap Rantau Field dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih ini, hingga masa yang akan daaing. Ia juga menginginkan akan ada lebih banyak lagi kategori yang dapat diikuti dalam ajang IGA ini.
"Saya berharap Rantau Field bisa mempertahankan penghargaaan ini dan kedepan dapat mengikuti kategori lainnya seperti Menghemat Energi dan Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan dan Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu," harapnya.
Sumber : Medanbisnis

