TamiangNews.com, SUNGAILIAT - Dalam penyisihan group 1 Indonesia Soccer Championship (ISC B) 2016 yang berlangsung hari ini, Sabtu (4/6/2016) pukul 15.30 WIB di Stadion Orom Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilaksanakan pertandingan 2(dua) kesebelasan antara PS Bangka berhadapan dengan PSBL Langsa Aceh.
Laga ke-2 kesebelasan ini merupakan laga ke-5, dimana untuk kedua kesebelasan telah menyelesaikan 4(empat) laga dimana PS Bangka telah memiliki point 7(tujuh) sedangkan PSBL Langsa 4(empat) kali bertanding memiliki point 3(tiga).
Untuk PS Bangka sendiri masih menyisahkan 8(delapan) kali pertandingan, dimana pertandingan terakhirnya yakni pada bulan September tanggal 4 tahun 2016 melawan PSMS Medan.
Pantauan RRI langsung dari Stadion Orom Sungailiat dimana ke-2 kesebelasan menurunkan para pemainnya yakni :
PS BANGKA ;
20(PG)Muhammad Ridho, 15(BK)Habibi, 3(BK)Haris Hardiansyah, 6(BK)Santo, 27(BK)Yogaspria M(C), 23(TG)Ari Gunawan, 17(TG)Fadau, 9(TG)Reza Saputra, 8(DP)Julianto, 28(DP)Sandi Pratama, 16(DP)Sukron Makmun.
PSBL LANGSA ;
20(PG)Zulbahra(C), 4(BK)Brianfo S, 39(BK)Firdaus R, 27(BK)Irfandani, 46(BK)M.Hidayat, 26(BK) Mora Handika, 23(BK) M.Azhar, 25(TG)Fajrullah, 12(TG)Hendra Saputra, 21(DP)Novri D, 2(DP) Rizaldi.
Pada 45 menit babak pertama, PS Bangka melalui pemain dengan nomor punggung 8 atas nama Julianto pada menit ke-8 berhasil membobol gawang PSBL Langsa dengan skor 1-0, kemudian pada menit ke-13 Sukron Makmun nomor punggung 16 menambah satu gol lagi ke gawang PSBL Langsa menjadikan skor 2-0 untuk kemenangan PS Bangka.
Setelah PSBL Langsa ketinggalan 2 gol, mereka tampaknya mulai melakukan permainan kerasnya, namun dapat diredam oleh wasit yang memimpin jalannya pertandingan Junaidi dari Medan.
Pada menit 33 PS Bangka melalui Julianto kembali membobol gawang PSBL Langsa Aceh yang dikawal ketat oleh penjaga gawang Zulbahra dan merubah skor menjadi 3-0. Namun pada menit ke-38, pemain PSBL Langsa dengan nomor punggung 39 mendapatkan kartu kuning akibat tackling kerasnya kepada pemain PS Bangka dengan nomor punggung 17.
Memasuki 45 menit babak ke-2, PS Bangka kembali menunjukkan keahliannya dalam menggiring si kulit bundar sehingga cukup merepotkan para pemain dari PSBL Langsa. Beberapa kali para pemain PS Bangka berusaha menerobos barisan belakang dari PSBL Langsa namun dapat dipatahkan oleh Zulbahra dkk.
Tapi sangat disayangkan pada menit 56 kembali wasit Junaidi mengeluarkan kartu kuning ke-2 kepada pemain M.Jamil dari PSBL Langsa akibat kerasnya permainan yang ia lakukan kepada pemain PS Bangka Julianto. Ditengah jalannya pertandingan kembali pemain PS Bangka Habibi kembali tergelatak di lapangan akibat ulah dari pemain PSBL Langsa sehingga pertandingan berhenti untuk sejenak.
Manager Tim PS Bangka Magrizan usai pertandingan berharap, agar para pemain PS Bangka harus selalu siap tempur dalam beberapa kali main kedepannya, karena lawan-lawan yang akan dihadapi merupakan rival yang tangguh sehingga tidak boleh dianggap enteng.
"Saya harap tim PS Bangka harus siap tempur, karena suhu permainan sudah semakin meningkat, disamping lawan yang akan kita hadapi memiliki kemampuan bermain disegala lini, jadi kita jangan menganggap enteng jika ingin selalu menang," ungkap Magrizan.
Sementara pelatih kepala PS Bangka Lapril menyebutkan, walaupun anak buahnya saat ini dalam kondisi prima, tetap harus tetap menjaga kondisi karena perjalanan permainan sepakbola ini masih panjang.
"Bila para pemain dengan kondisi yang tetap baik ini, mudah-mudahan untuk pertandingan kedepannya mereka mampu berbuat yang terbaik bagi Bangka Belitung umumnya dan Kabupaten Bangka pada khususnya," ujar Lapril. []rri.co.id, Foto : rri
Laga ke-2 kesebelasan ini merupakan laga ke-5, dimana untuk kedua kesebelasan telah menyelesaikan 4(empat) laga dimana PS Bangka telah memiliki point 7(tujuh) sedangkan PSBL Langsa 4(empat) kali bertanding memiliki point 3(tiga).
Untuk PS Bangka sendiri masih menyisahkan 8(delapan) kali pertandingan, dimana pertandingan terakhirnya yakni pada bulan September tanggal 4 tahun 2016 melawan PSMS Medan.
Pantauan RRI langsung dari Stadion Orom Sungailiat dimana ke-2 kesebelasan menurunkan para pemainnya yakni :
PS BANGKA ;
20(PG)Muhammad Ridho, 15(BK)Habibi, 3(BK)Haris Hardiansyah, 6(BK)Santo, 27(BK)Yogaspria M(C), 23(TG)Ari Gunawan, 17(TG)Fadau, 9(TG)Reza Saputra, 8(DP)Julianto, 28(DP)Sandi Pratama, 16(DP)Sukron Makmun.
PSBL LANGSA ;
20(PG)Zulbahra(C), 4(BK)Brianfo S, 39(BK)Firdaus R, 27(BK)Irfandani, 46(BK)M.Hidayat, 26(BK) Mora Handika, 23(BK) M.Azhar, 25(TG)Fajrullah, 12(TG)Hendra Saputra, 21(DP)Novri D, 2(DP) Rizaldi.
Pada 45 menit babak pertama, PS Bangka melalui pemain dengan nomor punggung 8 atas nama Julianto pada menit ke-8 berhasil membobol gawang PSBL Langsa dengan skor 1-0, kemudian pada menit ke-13 Sukron Makmun nomor punggung 16 menambah satu gol lagi ke gawang PSBL Langsa menjadikan skor 2-0 untuk kemenangan PS Bangka.
Setelah PSBL Langsa ketinggalan 2 gol, mereka tampaknya mulai melakukan permainan kerasnya, namun dapat diredam oleh wasit yang memimpin jalannya pertandingan Junaidi dari Medan.
Pada menit 33 PS Bangka melalui Julianto kembali membobol gawang PSBL Langsa Aceh yang dikawal ketat oleh penjaga gawang Zulbahra dan merubah skor menjadi 3-0. Namun pada menit ke-38, pemain PSBL Langsa dengan nomor punggung 39 mendapatkan kartu kuning akibat tackling kerasnya kepada pemain PS Bangka dengan nomor punggung 17.
Memasuki 45 menit babak ke-2, PS Bangka kembali menunjukkan keahliannya dalam menggiring si kulit bundar sehingga cukup merepotkan para pemain dari PSBL Langsa. Beberapa kali para pemain PS Bangka berusaha menerobos barisan belakang dari PSBL Langsa namun dapat dipatahkan oleh Zulbahra dkk.
Tapi sangat disayangkan pada menit 56 kembali wasit Junaidi mengeluarkan kartu kuning ke-2 kepada pemain M.Jamil dari PSBL Langsa akibat kerasnya permainan yang ia lakukan kepada pemain PS Bangka Julianto. Ditengah jalannya pertandingan kembali pemain PS Bangka Habibi kembali tergelatak di lapangan akibat ulah dari pemain PSBL Langsa sehingga pertandingan berhenti untuk sejenak.
Manager Tim PS Bangka Magrizan usai pertandingan berharap, agar para pemain PS Bangka harus selalu siap tempur dalam beberapa kali main kedepannya, karena lawan-lawan yang akan dihadapi merupakan rival yang tangguh sehingga tidak boleh dianggap enteng.
"Saya harap tim PS Bangka harus siap tempur, karena suhu permainan sudah semakin meningkat, disamping lawan yang akan kita hadapi memiliki kemampuan bermain disegala lini, jadi kita jangan menganggap enteng jika ingin selalu menang," ungkap Magrizan.
Sementara pelatih kepala PS Bangka Lapril menyebutkan, walaupun anak buahnya saat ini dalam kondisi prima, tetap harus tetap menjaga kondisi karena perjalanan permainan sepakbola ini masih panjang.
"Bila para pemain dengan kondisi yang tetap baik ini, mudah-mudahan untuk pertandingan kedepannya mereka mampu berbuat yang terbaik bagi Bangka Belitung umumnya dan Kabupaten Bangka pada khususnya," ujar Lapril. []rri.co.id, Foto : rri

