TamiangNews.com, KARANG BARU - Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Tamiang kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat diwarnai aksi unjukrasa di luar Gedung DPRK tersebut, Senin (1/8/2016).
Dalam orasinya, massa yang menamakan dirinya dari Gerakan Masyarakat Meusapat Peduli untuk Rakyat (Gempur) dan Solidaritas Rakyat (Sorak) tersebut mendesak kepolisian segera mengusut tuntas 'permainan' Bupati Hamdan Sati beserta kroninya.
Persoalan teknis proses pelelangan proyek oleh Unit Layanan Pelelangan (ULP) beserta tim pokjanya menjadi topik utama dalam unjukrasa tersebut.
Pantauan GoAceh, meskipun pendemo berlanjut di teras sekretariat DPRK itu, namun penyampaian LKPJ tahun 2015 tetap dibacakan oleh Bupati Hamdan Sati di hadapan 26 anggota DPRK di ruang sidang utama.
Sampai berita ini diturunkan, hingga menjelang akhir penyampaian LKPJ Bupati, aksi unjukrasa itu berjalan tertib dan turut dikawal aparat kepolisian. [] Goaceh
Dalam orasinya, massa yang menamakan dirinya dari Gerakan Masyarakat Meusapat Peduli untuk Rakyat (Gempur) dan Solidaritas Rakyat (Sorak) tersebut mendesak kepolisian segera mengusut tuntas 'permainan' Bupati Hamdan Sati beserta kroninya.
Persoalan teknis proses pelelangan proyek oleh Unit Layanan Pelelangan (ULP) beserta tim pokjanya menjadi topik utama dalam unjukrasa tersebut.
Pantauan GoAceh, meskipun pendemo berlanjut di teras sekretariat DPRK itu, namun penyampaian LKPJ tahun 2015 tetap dibacakan oleh Bupati Hamdan Sati di hadapan 26 anggota DPRK di ruang sidang utama.
Sampai berita ini diturunkan, hingga menjelang akhir penyampaian LKPJ Bupati, aksi unjukrasa itu berjalan tertib dan turut dikawal aparat kepolisian. [] Goaceh

