Notification

×

Iklan

Iklan

Komunikasi Radio Sangat Dibutuhkan Saat Bencana

Rabu, 28 September 2016 | September 28, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2017-10-29T09:20:26Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, KARANG BARU -- Radio komunikasi merupakan salah satu fasilitas pendukung penanggulangan bencana dalam melakukan verifikasi, pemuktahiran data dan informasi kebencanaan. Hal itu ditegaskan oleh Salbiah, S. Pd dalam acara Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Komunikasi Radio di Aula Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/9).

"Komunikasi Radio merupakan fasilitas pendukung saat terjadi bencana untuk memberikan informasi terkini dalam penanggulangan bencana", ungkap Salbiah yang juga anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai GERINDRA sebagai Pemateri dalam kegiatan tersebut.

Menurut Salbiah dalam melakukan verifikasi, pemuktahiran data dan informasi kebencanaan baik dalam kondisi normal dilakukan pertukaran data dan informasi melalui radio komunikasi secara rutin antara BNPB dengan BPBD provinsi atau BPBD kabupaten/kota.

"Saat tanggap darurat, BPBD provinsi/kabupaten/kota dapat mendirikan stasiun radio komunikasi di lokasi bencana, dan dapat melakukan koordinasi dengan dinas komunikasi dan informatika terkait penggunaan frekuensi radio yang akan digunakan", jelas Salbiah yang juga sebagai Wakil Ketua I Rapi Aceh Tamiang.

Salbiah menambahkan Komunikasi Radio bertujuan juga untuk memudahkan komunikadsi saat bencana, terjalin kerjasama yang baik sesama peduli bencana. Membantu pemerintah dalam komunikasi saat bencana.

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Komunikasi Radio yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang dan RAPI Aceh Tamiang ini di ikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari Rapi, BPBD, SAR serta Tagana. [] Wawan
×
Berita Terbaru Update