Notification

×

Iklan

Iklan

13 Koperasi di Aceh Tamiang Mendesak Musdalub Dekopinda

Senin, 17 Oktober 2016 | Oktober 17, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2017-10-29T09:20:33Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, KARANG BARU -- Sebanyak13 Koperasi yang bernaung di Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Aceh Tamiang mendesak Ketua Dekopinda periode 2015 - 2010 Zulfikar untuk meletakkan jabatan dan akan diusulkan untuk melaksanakan Musda Luarbiasa. Hal itu ditegaskan oleh 13 pengurus koperasi melalui relis yang diterima oleh TamiangNews.com, Jumat (14/10).

Relis yang ditandatangani lengkap dengan stempel tersebut masing masing atas nama Koperasi Kaloy Lestari, Koperasi Beureukat, Koperasi Raja Kecil, Koperasi Bina Bersama, Koperasi Maju Bersama, Koperasi Srikandi Aceh, Koperasi Gata Seupakat, Primer Koperasi Kartika, Kopwan Bina Bersama, Koperasi Mandiri Sejahtera, Koperasi Karya Tani, Koperasi Tani Nelayan dan Koperasi Tamiang Bersama.

Dalam relis tersebut mengatakan sejak Musda yang dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2015 lalu hingga saat ini keberadaan Dekopinda Aceh Tamiang tidak jelas kepengurusannya bahkan pelantikan kepengurusannya belum dilaksanakan.

Ketua Koperasi Keluarga Mandiri Sejahtera Gampong Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu, Suherman. S, SE dihubungi TamiangNews.com melalui telepon selulernya membenarkan adanya memberikan relis tentang Ketua Dekopinda Aceh Tamiang yang tidak pernah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak koperasi.

"Kita merasa bertanggungjawab atas apa yang sudah kita pilih, namun sudah hampir setahun berjalan tidak pernah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak koperasi", tegas Suherman.

Suherman menambahkan atas tidak ada komunikasi dan koordinasi tersebut beberapa koperasi mendesak Ketua Dekopinda Aceh Tamiang Zulfikar untuk segera meletakkan jabatan dan segera mendesak untuk melakukan Musda Luarbiasa.

"Saat ini kami butuh pemimpin yang mampu untuk mendorong koperasi yang ada di Aceh Tamiang menuju perubahan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang berazaskan koperasi", tegas Suherman.

Hal senada juga disampaikan Ketua Koperasi Tani Bina Madani, Sukiran Senin (17/10). “Tidak ada perhatian sedikit pun dari DEKOPINDA Aceh Tamiang terhadap Koperasi yang bernaung dibawahnya, bahkan setahu saya belum pernah ada sekalipun pertemuan yang diadakan DEKOPINDA dengan koperasi-koperasi, jadi macam mana roda perekonomian dapat berjalan, untuk itu lebih baik pengurus DEKOPINDA mengundurkan diri saja dan digantikan dengan yang lain’, demikian ungkap Sukiran via telepon celluler kepada TamiangNews.com.

Sementara itu, Supriadi dari Koperasi KOPERA mengatakan, “kita awalnya telah memilih ketua yaitu saudara ZULFIKAR dan mendukung kepengurusannya, tetapi setelah itu tidak ada kegiatan atau kebijakan DEKOPINDA untuk mensejehterakan dan mensukseskan program-program koperasi, untuk itu kami juga mendukung untuk diselenggarakannya Musda Luar Biasa”, demikian ungkapnya. [] Tim-TN
×
Berita Terbaru Update