TamiangNews.com, SUBULUSSALAM -- Dua warga Kota Subulussalam dilaporkan terkapar akibat disambar petir pada, Minggu (22/4/2018) jelang malam tadi.
Akibatnya, kedua warga yang berdomisili di Desa Cepu Kecamatan Penanggalan itu terpaksa ditanam dalam lumpur, dan kemudian dirawat di rumah sakit setempat.
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad, membenarkan peristiwa tersebut.
Kapolsek Iptu Arifin mengatakan kejadian pada sore jelang malam tadi ketika hujan diwarnai sambaran petir melanda daerah ini.
Dikatakan, korban yang tersambar petir ada dua orang yakni Ramiah Cibro (45) dan Sabarita Cibro (38).
Keduanya warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. “Benar ada dua warga yang terkena petir,” kata Iptu Arifin. [] TRIBUNNEWS.COM
![]() |
| Foto : Tribunnews.com |
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad, membenarkan peristiwa tersebut.
Kapolsek Iptu Arifin mengatakan kejadian pada sore jelang malam tadi ketika hujan diwarnai sambaran petir melanda daerah ini.
Dikatakan, korban yang tersambar petir ada dua orang yakni Ramiah Cibro (45) dan Sabarita Cibro (38).
Keduanya warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. “Benar ada dua warga yang terkena petir,” kata Iptu Arifin. [] TRIBUNNEWS.COM


