Notification

×

Iklan

Iklan

Angka ODP di Kota Langsa Terus Menurun, Hari Ini Tinggal 8 Orang

Minggu, 05 April 2020 | April 05, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-04-05T10:25:10Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, LANGSA -- Status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Langsa, pada Minggu (05/04/2020) terus menurun menjadi 8 orang, setelah sehari sebelumnya ada 9 ODP.

Foto : Serambi
Juru Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto, kepada Serambinews.com, Minggu (4/5/2020) status ODP daerah ini turun menjadi 8 orang.

"Sehari sebelumnya Sabtu (04/04/2020) jumlah ODP di Kota Langsa turun jadi 9 orang, dan hari ini (Minggu-red) juga menurun 1 orang atau tinggal 8 orang ODP," ujar Kadiskominfo Langsa tersebut.

Yanis menambahkan, data untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) naik menjadi 252 orang, dari angka sehari sebelumnya sebanyak 239 orang.

"Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lhamdulillah di Kota Langsa belum ada," ujar Yanis Prianto.

Sebelumnya diberitakan, angka status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Langsa, memasuki Sabtu (04/04/2020) berkurang tinggal 9 orang.

Jumlah itu berkurang dari angka 12 ODP, yang tercatat pada Rabu (01/04/2020) di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa.

"Jadi, ada penurunan 3 ODP dari tanggal 1 April 2020 yaitu 12 ODP. Tiga orang ini sudah tidak berstatus ODP lagi karena telah melewati masa pemantauan 14 hari," jelasnya.

Yanis menambahkan, Alhamdulillah untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Langsa sampai saat ini tidak ada atau nihil.

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) meningkat menjadi 239 orang atau bertambah 32 orang, dibandingkan tanggal 1 April lalu yaitu hanya 207 orang.

Dia menjelaskan, OTG (Orang Tanpa Gejala) adalah orang yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang positif Covid-19.

ODP (Orang Dalam Pemantauan) adalah orang yg mengalami demam (>=38°C) atau riwayat demam, atau gejala gangguan sistem pernafasan.

Seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal, dan atau sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dgn kasus konfirmasi atau probabel Covid-19.

Sementara PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah orang yang dengan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) yaitu demam (>=38°C) atau riwayat demam disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernafasan.

Dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal, dan atau sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dgn kasus konfirmasi atau probabel Covid19.

Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit, dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. [] SERAMBI



×
Berita Terbaru Update