TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Respon Positif Pemerintah Kampung Babo Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang terkait penanggulangan dan pencegahan Covid-19 sangat luar biasa, mereka bahu membahu memproduksi sebanyak 6000 Masker untuk warga.
![]() |
| Usai melakukan penyemprotan Disinfektan Datok bersama warga photo bersama |
Hal itu disampaikan oleh Datok Penghulu Kampung Babo Paimin saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu, (1/4).
Datok Paimin menjelaskan, sebelum diproduksinya Masker tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Majelis Duduk Setikar Kampung/MDSK (Tuha Peut) dengan mengalihkan Dana Kegiatan Fisik ke tanggap darurat, jelas Datok Paimin.
Lebih jauh dijelaskan Paimin dari 6000 Masker yang di targetkan, saat ini baru 300 masker yang telah selesai di kerjakan dan akan di bagikan kepada para relawan pencegahan Covid-19 yang ada di Kampung, sebutnya.
Selanjutnya, Masker tersebut akan di bagikan kepada warga yang baru pulang dari perantauan ke kampung.
Insya Allah semua masker yang di targetkan akan selesai dikerjakan dalam Minggu ini.
Masker tersebut dikerjakan oleh para kaum ibu-ibu yang memiliki usaha jahit menjahit yang ada didalam kampung, sebut Datok.
Kemudian, masing-masing warga akan mendapatkan dua (2) buah masker dari jumlah yang di tempah, selebihnya akan di bagikan secara gratis kepada masyarakat lainnya.
Terkait anggaran, pembuatan masker itu menggunakan anggaran dana desa tahap awal 40% tahun 2020.
Memang anggaran pembuatan Masker tidak ada dalam rencana, namun pihaknya mengambil kebijakan dengan mengalihkan dana kegiatan fisik ke tanggap darurat.
Hal ini dilakukan dalam menanggapi dan memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19 yang saat telah menjadi bencana dunia, ucapnya.
Selain pembuatan Masker, pihaknya juga membagikan sabun untuk cuci tangan kepada seluruh warga dan melakukan penyemprotan larutan disinfektan kerumah warga oleh relawan dan fasilitas umum lainnya, kata Datok.
Disamping itu, tambah Datok, pihaknya juga memberlakukan jam malam di kampungnya agar tidak berkumpul dan melakukan sweeping bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat kampung.
Sweeping bersama itu dilakukan agar masyarakat dapat mematuhi himbauan pemerintah pusat dan himbauan daerah serta pemerintahan kampung dalam mengantisipasi penyebaran virus covid-19.
Kami juga akan perketat untuk mencegah penyebaran covid-19 ini dengan membuat pos-pos pemeriksaan di setiap perbatasan kampung, guna untuk memeriksa siapapun yang masuk dan datang dari luar kampung, tegasnya.
Datok juga menghimbau, kepada masyarakatnya agar dapat menggunakan masker disaat melakukan aktivitas di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan dan tetap patuhi aturan dan himbauan untuk menjaga kesehatan.[]TN-W007



