Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak Covid-19 Terhadap Perkembangan Industri Syariah

Kamis, 14 Mei 2020 | Mei 14, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-05-14T06:33:42Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
Seperti yang kita ketahui pekan-pekan terakhir ini masih marak-maraknya Virus yang ngetrend dikenal saat ini yaitu virus Corona atau Covid-19 memang Virus ini sudah diputuskan menjadi pandemik oleh WHO. Virus ini sangat meresahkan seluruh warga masyarakat didunia, indikator pandemik ini berdasarkan dampaknya memang sangatlah bahaya termasuk pada kondisi kemasyarakatan.

Foto : Ilustrasi
Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang baru pekan-pekan terakhir ini terkena dampak dari kasus Corona yang ada di regionalnya. Pada kondisi ini pemerintah Tiongkok juga memprediksi tentang perkembangan industri perekonomian, karena China merupakan negara eksportir terbesar dunia. Indonesia sering melakukan kegiatan impor dari China dan China merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia. Adanya virus ini menyebabkan perdagangan China menurun dan juga berpengaruh pada perdagangan dunia. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor migas dan non migas mengalami penurunan yang disebabkan karena China merupakan importir minyak mentah terbesar. Apalagi posisi perang dagang keberapa negara mulai lunak dan pada saat kondisi ini juga Indonesia sendiri menjadi salah satu negara pekan-pekan terakhir ini menginformasikan beberapa kasus Corona yang ada di Indonesia. Adapun dampak adanya pemberlakuan lock down pada usaha-usaha mikro ini.

Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) pada kondisi lock down akan sulit bertahan, terutama pada masalah bahan baku, apalagi jika bahan bakunya secara keseluruhan merupakan hasil pengiriman dan tidak dihasilkan pada wilayah itu. Pengaruh dari lock down saat ini masih belum berpengaruh secara signifikan terhadap UMKM yang ada dinasional maupun regional.

 Oleh karena itu sejauh apa dampaknya jika pemerintah belum mengantisipasi hal tersebut, karena jelas sebuah regional akan terisolasi secara penuh dimana perekonomian akan tertutup. Jika lock down diterapkan di Indonesia akan berpengaruh terhadap berbagai sektor terutama perkembangan industri perekonomian syari'ah. 

Dengan adanya kebijakan kerja dirumah, sekolah dirumah, ibadah dirumah merupakan langkah agar seluruh masyarakat Indonesia menerapkan himbauan tersebut untuk meminimalisir korban selanjutnya dan mampu memutus rantai Covid-19. Tentunya  pemerintah harus lebih dahulu fokus terhadap kesehatan dan antisipasi wabah ini daripada industri  perekonomian dan juga kebijakan dalam menjaga momentum perkembangan industri ekonomi domestik ditengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya wabah Virus Covid-19 ini.

Pengirim :
Tika Maylani
Prodi  : Akuntansi Syari'ah/E/IV
UIN Raden intan Lampung
Dosen pengampu Dr. Muhammad Iqbal Fasa, M.E.I

×
Berita Terbaru Update