![]() |
| Gambar: Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H. |
Tamiang-News.com, ACEH TAMIANG - Kepastian pencairan bantuan stimulan rumah rusak tahap II di Kabupaten Aceh Tamiang akhirnya terwujud. Sebanyak 5.947 unit rumah yang terdampak bencana dipastikan segera menerima bantuan, dengan penyerahan simbolis dijadwalkan berlangsung esok hari.
Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H. melalui Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suheri, menyampaikan bahwa prosesi penyerahan akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
“Penyerahan akan dilakukan secara simbolis oleh Mendagri, Kepala BNPB, dan Menko PMK,” ujar Iman Suheri, Senin (20/4/2026).
Iman menjelaskan, total bantuan tersebut terbagi dalam tiga kategori berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Sebanyak 2.336 unit masuk kategori rusak ringan, 1.722 unit rusak sedang, dan 1.889 unit rusak berat. Data ini menunjukkan bahwa kerusakan ringan mendominasi jumlah penerima bantuan.
Penyaluran bantuan difokuskan pada empat kecamatan yang terdampak paling signifikan, yakni Kecamatan Rantau, Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara. Kecamatan Rantau tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 1.894 unit, disusul Karang Baru 1.631 unit, Bandar Pusaka 1.392 unit, dan Bendahara 1.030 unit.
Pemerintah daerah memastikan bahwa data tersebut menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Keterbukaan informasi juga diharapkan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat penerima.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui BPBD menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pencairan hingga bantuan benar-benar diterima oleh warga terdampak.
Bantuan stimulan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus membantu masyarakat membangun kembali rumah mereka. Penyaluran bantuan ini pun menjadi titik awal tumbuhnya harapan baru bagi warga Aceh Tamiang yang tengah bangkit dari dampak bencana.[]TNW_001


