TamiangNews.com, LANGSA - Kenapa harus Khilafah ?. Sebuah tema yang cukup populer kembali dikupas dalam acara Silaturrahmi dan Diskusi Tokoh Muslimah bersama DPD II HMTI Kota langsa di Aula Hotel Kartika Langsa, Minggu (17/04/2016). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar dua puluh tokoh muslimah dari Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.
Ir. Reta Fajriah Anggota DPP MHTI Pusat selaku pembicara pada kesempatan tersebut mengupas bagaimana sempurnanya Islam sebagai sistem kehidupan. Beliau menyampaikan bahwa islam telah mengatur semua aspek kehidupan yang tidak hanya menyangkut masalah Hablum Minallah dan Hablum Minafs namun juga Hablum Minannas yang didalamnya terdapat sistem aturan pemerintahan atau kehidupan bernegara.
“Sistem pemerintahan Islam yang disebut dengan Khilafah mengatur bagaimana hubungan dari pemimpin kepada rakyat begitu juga sebaliknya yang berlandaskan kepada al-qur’an dan sunnah. Kedaulatan hukum dalam sistem Khilafah ada di tangan Syari’ (Allah dan Rasul) berbeda dengan demokrasi kapitalis yang ada di tangan manusia sehingga lahir berdasarkan akal dan hawa nafsu manusia itu sendiri” papar Ir. Reta Fajriah.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, demokrasi kapitalisme telah melahirkan hukum yang selalu mengalami revisi dan amandemen yang mengakibatkan kecacatan hukum itu sendiri sehingga berbagai permasalahan yang muncul di berbagai sektor kehidupan begitu sulit diselesaikan dan terus bertumpuk ibarat gunung es yang semakin meresahkan dan mengancam ketentraman hidup rakyat.
Berbeda dengan islam dengan kekhilafahannya dimana penentuan hukum yang berlaku dalam tatanan kehidupan harus selalu merujuk pada Al-Qur’an dan Sunnah yang menjadikan akal dan hawa nafsu manusia harus tunduk padanya. Segala penyelewengan hukum yang terjadi dalam sistem Khilafah akan disanksi dengan adil dan tegas sehingga menimbulkan efek jera bagi yang lainnya dan menjadi penembus kesalahan bagi pelakunya sehingga angka kriminalitas bisa ditekan.
Usai pengupasan tema “Kenapa Harus Khilafah ?” respon aktif pun mulai muncul dari para peserta tokoh muslimah yang ingin mengulas tuntas tentang pentingnya kepemimpinan Islam sebagai kunci terwujudnya Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.
Upaya menyimpulkan dari sejumlah pertanyaan, Ir. Reta Fajriah diakhir acara menyampaikan bahwa Sistem kepemimpinan dalam Khilafah adalah menjadikan Khalifah atau pemimpinnya sebagai pelayan atau pengurus rakyat yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi rakyatnya dalam setiap sektor kehidupan sehingga mampu tercapainya kesejahteraan dan ketentraman yang diharapkan. Karena itu beliau menegaskan bahwa sudah sepatutnya para muslimah sebagai mutiara umat ikut memperjuangkan sistem islam yaitu Khilafah yang mampu menjadi solusi segala permasalahan kehidupan yang tak dapat teratasi dalam sistem demokrasi kapitalisme saat ini. []Rahmi/Musri
Ir. Reta Fajriah Anggota DPP MHTI Pusat selaku pembicara pada kesempatan tersebut mengupas bagaimana sempurnanya Islam sebagai sistem kehidupan. Beliau menyampaikan bahwa islam telah mengatur semua aspek kehidupan yang tidak hanya menyangkut masalah Hablum Minallah dan Hablum Minafs namun juga Hablum Minannas yang didalamnya terdapat sistem aturan pemerintahan atau kehidupan bernegara.
“Sistem pemerintahan Islam yang disebut dengan Khilafah mengatur bagaimana hubungan dari pemimpin kepada rakyat begitu juga sebaliknya yang berlandaskan kepada al-qur’an dan sunnah. Kedaulatan hukum dalam sistem Khilafah ada di tangan Syari’ (Allah dan Rasul) berbeda dengan demokrasi kapitalis yang ada di tangan manusia sehingga lahir berdasarkan akal dan hawa nafsu manusia itu sendiri” papar Ir. Reta Fajriah.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, demokrasi kapitalisme telah melahirkan hukum yang selalu mengalami revisi dan amandemen yang mengakibatkan kecacatan hukum itu sendiri sehingga berbagai permasalahan yang muncul di berbagai sektor kehidupan begitu sulit diselesaikan dan terus bertumpuk ibarat gunung es yang semakin meresahkan dan mengancam ketentraman hidup rakyat.
Berbeda dengan islam dengan kekhilafahannya dimana penentuan hukum yang berlaku dalam tatanan kehidupan harus selalu merujuk pada Al-Qur’an dan Sunnah yang menjadikan akal dan hawa nafsu manusia harus tunduk padanya. Segala penyelewengan hukum yang terjadi dalam sistem Khilafah akan disanksi dengan adil dan tegas sehingga menimbulkan efek jera bagi yang lainnya dan menjadi penembus kesalahan bagi pelakunya sehingga angka kriminalitas bisa ditekan.
Usai pengupasan tema “Kenapa Harus Khilafah ?” respon aktif pun mulai muncul dari para peserta tokoh muslimah yang ingin mengulas tuntas tentang pentingnya kepemimpinan Islam sebagai kunci terwujudnya Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.
Upaya menyimpulkan dari sejumlah pertanyaan, Ir. Reta Fajriah diakhir acara menyampaikan bahwa Sistem kepemimpinan dalam Khilafah adalah menjadikan Khalifah atau pemimpinnya sebagai pelayan atau pengurus rakyat yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi rakyatnya dalam setiap sektor kehidupan sehingga mampu tercapainya kesejahteraan dan ketentraman yang diharapkan. Karena itu beliau menegaskan bahwa sudah sepatutnya para muslimah sebagai mutiara umat ikut memperjuangkan sistem islam yaitu Khilafah yang mampu menjadi solusi segala permasalahan kehidupan yang tak dapat teratasi dalam sistem demokrasi kapitalisme saat ini. []Rahmi/Musri

