TamiangNews.com, LHOKSUKON - Rumah milik Tihawa (35) janda asal Desa Samlako Kecamatan Baktiya Aceh Utara berdinding tepas bambu dan tiang pohon pinang dengan ukuran 4x6 meter, pada Sabtu (4/6/2016), sekitar pukul 13.00 WIB ambruk, saat ia sedang memasak daging meugang.
Tak hanya itu, rumah tersebut kemudian terbakar, tapi karena cepat dibantu warga, sehingga berhasil dipadamkan.
Keuchik Geulumpang Samlako Abdullah kepada Serambinews.com Minggu (5/6/2016), menyebutkan rumah itu dibangun dua tahun lalu oleh warga karena ia tidak memiliki rumah. Menggunakan tepas bambu untuk dinding dan pohon pinang untuk tiang rumah, serta menggunakan daun rumbiya untuk atapnya. Selama ini ia tinggal bersama seorang anaknya.
“Siang kemarin ia sedang memasak daging meugang bantuan dari warga. Tiba-tiba rumahnya itu langsung roboh karena tiang dari pohon pinang patah, sehingga api pada bagian dapur langsung membakar tepas rumah tersebut. Namun, beruntung warga yang mengetahui kejadian itu langsung memadamkan api,” ujar Abdullah. [] serambinews, foto : ilustrasi
Tak hanya itu, rumah tersebut kemudian terbakar, tapi karena cepat dibantu warga, sehingga berhasil dipadamkan.
Keuchik Geulumpang Samlako Abdullah kepada Serambinews.com Minggu (5/6/2016), menyebutkan rumah itu dibangun dua tahun lalu oleh warga karena ia tidak memiliki rumah. Menggunakan tepas bambu untuk dinding dan pohon pinang untuk tiang rumah, serta menggunakan daun rumbiya untuk atapnya. Selama ini ia tinggal bersama seorang anaknya.
“Siang kemarin ia sedang memasak daging meugang bantuan dari warga. Tiba-tiba rumahnya itu langsung roboh karena tiang dari pohon pinang patah, sehingga api pada bagian dapur langsung membakar tepas rumah tersebut. Namun, beruntung warga yang mengetahui kejadian itu langsung memadamkan api,” ujar Abdullah. [] serambinews, foto : ilustrasi

