Notification

×

Iklan

Iklan

HTI Langsa Desak Polri Tangkap Penghina Al-Qur'an

Senin, 17 Oktober 2016 | Oktober 17, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2017-10-29T09:20:33Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, LANGSA -- Suatu pekara besar bila firman Allah SWT yang tertuang dalam Kitab Suci Al-Qur'an menjadi bahan "olok-olokan" untuk meraih simpati publik dalam upaya pencitraan diri. Hal ini pula yang dilakukan "Ahok" Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu yang berani secara terang-terangan, menyebutkan beberapa ayat-ayat Allah SWT khususnya tentang larangan bagi umat Muslim untuk memilih pimpinan dari golongan orang-orang kafir (non muslim-red) adalah kebohongan.

"Perkara dia (Ahok-red) sudah minta maaf, itu perkara lain, ini menyangkut tentang akidah umat Muslim, tentang penyebaran kebencian terhadap agama, harus ada proses hukum" tegas Iqbal, Ketua DPD II Kota Langsa Hizbut Tahrir Indonesia, usai aksi "Tangkap Ahok" yang digelar di Simpang IV Kantor Pos Kota Langsa, Ahad 16 Oktober 2016.

Dalam Islam hukuman bagi penista agama adalah hukum mati, Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 12 yang artinya “Jika mereka merusak sumpah (janji)-nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti.” (QS. At-Taubah: 12).

Iqbal menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari upaya pencitraan diri Ahok yang memiliki nama asli Zhang Wan Xie untuk mendapat dukungan dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta ke depan.

"Sungguh tidak pantas firman-firman Allah SWT dijadikan alat untuk kepentingan pribadi, apalagi untuk mencari simpati publik. itu namanya penghinaan. untuk itu Kita mendesak Kepolisian agar segera menangkap dan melakukan proses hukum terhadap Ahok dan juga orang-orang yang melakukan penistaan agama. Kepolisian harus berani mengambil tindakan tegas dalam perkara ini" pinta Iqbal.

Aksi yang dihadiri puluhan sabab dan sabah HTI Kota Langsa, berlangsung aman dan damai tanpa pengawal ketat pihak Kepolisian setempat.

Dalam aksi tersebut tampil sebagai orator ustadz Khafeyidin dan pernyataan sikap disampaikan oleh Iqbal, Ketua DPD II Kota Langsa Hizbut Tahrir Indonesia. [] TN-W002
×
Berita Terbaru Update