TamiangNews.com | LANGSA -- Pemerintah Gampong Paya Bujok Teungoh Kec. Langsa Barat melakukan sosialisasi upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dengan berkonvoi keliling gampong menggunakan ambulanc serta menempelkan selebaran.
Kegiatan himbauan ini turut dihadiri, Geuchik setempat, Tuha Peut, Babinsa, Bhabin Kamtibmas, Bidan Desa, Pendamping Desa, Ketua Pemuda serta sejumlah tokoh dan perangkat gampong lainya dengan menggunakan ambulance milik Puskesmas Langsa Barat dan sejumlah kenderaan lainnya.
Geuchik Gampong Paya Bujok Tunong Ishak Ibrahim disela-sela kegiatan ini, Selasa (31/3) mengatakan, hal ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai aparatur gampong untuk melayani dan melindungi warga.
Sebelumnya, Pemerintah Gampong PB. Teungoh juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum seperti, Masjid, Kantor Geuchik, Kantor Tuha Peut, Pos Kesdes dan sejumlah fasilitas umum lainnya.
Selain itu, setiap usai sholat berjamaah juga melakukan doa bersama untuk dijauhkan segala marabahaya dan penyakit. Semoga dalam waktu secepat-cepatnya, keadaan bangsa ini bisa pulih dan normal kembali, harapnya.
Adapun, sosialisasi seruan yang disampaikan diantaranya, mengajak masyarakat untuk tenang, jangan panik tapi tetap waspada selalu berdo'a meminta perlindungan kepada Allah SWT, agar tetap berperilaku hidup bersih dan sehat serta mencuci tangan dengan sabun.
Masyarakat diminta untuk banyak mengkonsumsi sayur, buah dan protein untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh apabila batuk mempraktikan etika dengan menjaga jarak, tutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau kain. Jika demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak nafas, pakai masker serta segera memeriksa diri ke fasilitas kesehatan.
Dikatakanya lagi, apabila baru pulang dari luar kota atau luar negri segera melapor ke perangkat desa atau menghubungi call center 119 Dinas Kesehatan Kota Langsa atau e-LAPOR (Http://www.lapor.go.id), SMS KE 1708, aplikasi SP4N LAPOR (Playstore) dan lakukanlah isolasi diri di rumah selama 14 hari.
Terakhir petugas kesehatan akan melakukan wawancara untuk mengidentifikasi kondisi anda, jika tidak ada gejala petugas kesehatan di Puskesmas di wilayah masing-masing tetap akan memonitoring kondisi anda setiap hari melalui telepon selama 14 hari," imbuhnya. []TN-W007


