Notification

×

Iklan

Iklan

Aceh Tamiang Kucurkan Rp 3 Miliyar Penanganan Pencegahan Covid-19

Rabu, 01 April 2020 | April 01, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-04-01T08:28:47Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengalokasikan anggaran sebesar 3 Miliyar Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk Penanganan Pencegahan Covid-19. 
H. Basyaruddin SH, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, H. Basyaruddin SH kepada awak media diruang kerjanya, Rabu (01/04).

"Dalam anggaran 3 Miliyar itu, selain digunakan untuk pembelian Alat Pelengkapan Diri (APD) bagi tenaga medis penanganan Covid-19 juga untuk kebutuhan  penunjang, lainnya" ucapnya.

Tambahnya, terlepas anggaran tersebut bersumber baik dari Anggaran siaga Bencana, Dana Intensif Daerah (DID), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan lain-lainya.

"Yang terpenting anggaran tersebut ada, sehingga dapat digunakan secara maksimal untuk kebutuhan prioritas penanganan pencegahan  covid-19 di Kabupaten ini," terang Sekda.

Menurut Sekda, anggaran 3 Miliyar tersebut harus digunakan sebaik- baik mungkin dan kedepannya diusahakan untuk penambahan anggaran.

"Bisa jadi kedepannya akan ditambah menjadi 300 Miliyar dan kita tidak ada niat untuk melakukan penyelewengan dalam penggunaan dana tersebut, jadi semuanya harus mengacu pada regulasi yang ada dan terbuka dalam pertangung jawaban nantinya," papar Basyaruddin.

Terkait tidak dibangunnya Pos Pemeriksaan penanganan Pencegahan Covid-19 yang semakin mewabah diperbatasan pintu masuk Aceh Lintas Sumatera Jalur Timur Indonesia ini, menurut Sekda Basyaruddin memang tidak membuat posko pemeriksaan di Gerbang Batas yang berada di Kecamatan Kejuruan Muda. 

"Banyak pertimbangan jika harus membuat posko di gerbang batas," katanya.

Menurutnya, lokasi yang terlalu sempit juga menjadi alasan mengapa tidak dibuat di pintu masuk disana, sehingga Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memutuskan hanya membuat posko di Depan Terminal Kota Kualasimpang. 

"Selain itu, jika posko dibuat disana akan terlalu banyak membutuhkan personil dan biaya dan untuk parkir kendaraan seperti, bus, truk, mobil pribadi juga tidak memadai disana," ujarnya. []TN-W007
×
Berita Terbaru Update