Noer Rachmawaty Mansyur Mahasiswa Semester 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
TamiangNews.com --- Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum mengetahui “Childfree”. Pasti banyak pertanyaan mengenai apa itu childfree? Saya akan membahas dan menuangkan opini saya tentang Childfree.
So, childfree adalah suatu keputusan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak atau keturunan, baik itu anak kandung, anak tiri, atau anak angkat setelah menikah. Keputusan untuk tidak memiliki anak pasti sudah menjadi pembahasan mereka sebelum menikah, atau setelah menikah. Tentunya, kesepakatan pasangan Childfree cukup anti mainstream kalau dilakukan di Negara Indonesia. Terlebih masyarakat Indonesia, yang selalu memiliki pikiran “banyak anak banyak rezeki”.
Biasanya, pasangan yang telah menikah, selalu berdoa ingin cepat diberikan momongan secepat mungkin. Bahkan, pihak keluarga pun terkadang ikut menanyakan “kapan dapat momongan?” “kapan kasih cucu?” dan masih banyak pertanyaan lainnya. Hal itu pasti sangat menggangu pikiran pasangan suami istri. Apalagi bagi yang memustuskan untuk Childfree di Negara Indonesia, yang kita ketahui tidak mungkin ada pasangan yang memutuskan childfree.
Tetapi, seiring perkembangan zaman, sekarang tidak sedikit pasangan asal Indonesia yang sudah menikah memutuskan untuk hidup berdua tanpa memiliki anak atau yang lebih dikenal sekarang yaitu dengan sebutan “childfree”. Bahkan childfree sudah menjadi lifestyle dalam berumah tangga.
Alasan Mengapa Pasangan Memilih Childfree?
Pasangan yang memutuskan untuk childfree memiliki alasan tersendiri yang melatarbelakangi keputusannya, seperti masalah sosial, personal, financial, keluarga, atau juga rasa khawatir terhadap tumbuh kembang anak.
Beberapa waktu terakhir ini sosial media dihebohkan dengan pro dan kontra pasangan asal Indonesia yang telah membina rumah tangga selama 3 tahun dan menetap di Jerman. Yaitu Gita Savitri Devi, seorang konten creator youtube, blogger, penulis buku dan juga seorang influencer yang secara gamblang menyatakan, bahwa dia dan pasangannya Paul Andre Partohap memutuskan untuk childfree.
“Kami memang enggak punya anak gitu. Kami inginnya berdua saja.” tutur Gita, dikutip dari Suara.com. (Kamis, 23 November 2021).
Gita savitri Devi juga mengatakan memiliki anak adalah pilihan yang besar. Dia khawatir jika nantinya tidak bisa bertanggung jawab dan akan membuat anaknya terluka. Memiliki momongan bukanlah kewajiban dalam hidup dan dirinya berhak untuk tidak memiliki anak.
“Buat aku, punya anak itu such a big deal. Bagaimana kalau misalnya kami sebagai orang tua tak memiliki responsible, tentunya malah memberikan luka pada anak.” Jelasnya, dikutip dari Suara.com. (Kamis, 23 November 2021).
Begitu alasan mengapa Gita Savitri Devi atau yang lebih dikenal Gita Savitri memutuskan childfree.
Pro dan Kontra Memilih Childfree
Namun, keputusan itu mendapat pro dan kontra dari berbagai pihak. Karena, ide childfree yang sangat bertentangan dengan fitrah manusia dan melanggar norma agama serta masyarakat. Banyak para ulama yang menentang keputusannya, tetapi tidak sedikit juga para warganet yang mendukung keputusannya untuk childfree. Karena, balik lagi itu semua kembali pada keputusan masing-masing setiap manusia.
So, kita sebagai netizen yang memiliki adab sopan santun harus bisa menghargai dan menghormati keputusan orang lain baik itu orang terkenal atau tidak terkenal. Mungkin, apa yang mereka lakukan sudah menjadi pilihan terbaik untuk hidup dan masa depannya.***

