![]() |
Mahasiswa Ekonomi Syariah UNPAM laksanakan PKM di SMA Hudatul Falah Ciseeng Jawa Barat. (Foto/IST) |
Mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Pamulang (Eksyar- Unpam) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada Selasa (05/08/2025) di SMA Hudatul Falah Jalan Putat Nutug N0.03, Putat Nutug, Ciseeng, Jawa Barat dengan tema “ Keuangan Syariah Untuk Gen Z: Bijak Mengatur Uang, Bukan Ikut-Ikutan Tren”. Kegiatan ini di selenggarakan agar Gen Z bisa lebih bijak dalam mengatur uang dan sesuai dengan prinsip Syariah, bukan ikut-ikutan tren yang nantinya bisa membuat Gen Z salah dalam mengambil Langkah.
Dalam kegiatan ini turut hadir dosen pendamping kami yaitu Ahmad Rifai S.E.I, M.Ag. Kepala sekolah SMA Hudatul Falah serta siswa/I dari SMA hudatul Falah. Pada kegiatan ini diketuai oleh Salsabilla Lubis dan juga pemateri pada kegiatan ini yaitu Adinda Vania Kinanti, Devi Anggita, dan juga Silvi Alviah.
Pemaparan materi disampaikan oleh Devi Anggita, dalam pemaparannya Devi menyampaikan tentang pentingnya literasi keuangan Syariah, Seperti yang kita tau, di era digital ini, penawaran produk keuangan semakin mudah di jangkau dan beragam. Ini sangat penting buat kita semua, khususnya para Gen Z untuk memahami prinsip keuangan Syariah agar Gen Z juga bisa mengatur keuangan dengan cara halal, aman dan berkah.
Devi juga menjelaskan tentang tantangan Gen Z dalam mengelola keuangan sesuai prinsip Syariah, Banyak juga para Gen Z yang masih bingung buat ngebedain tentang keuangan Syariah dan juga keuangan konvensional, terus Gen z juga gampang banget terpengaruh sama produk yang sedang ngetren, serta banyaknya produk keuangan konvensional dan juga kurangnya edukasi disekolah dan keluarga.
Silvi alviah menyampaikan tentang pengaruh tren digital, di era digital ini belanja online semakin mudah, ini membuat Gen Z menjadi gelap mata untuk membeli barang padahal mereka juga gak terlalu butuh sama barangnya, apalagi dengan promo dan diskon dimana-mana ini semakin membuat Gen Z tidak terkontrol dalam mengatur keuangan.
Silvi juga menambahkan bahwa Gen z ini sering banget ikut- ikutan tren yang sedang hits dimedia sosial, ini semakin membuat Gen Z semakin boros dan juga pengeluaran semakin besar. Apalagi sekarang ini banyak aplikasi pinjaman online, ini membuat Gen Z tergoda untuk minjam uang tanpa dipikir terlebih dahulu, selain itu bunga pada pinjaman online lebih tinggi dan tidak sesuai dengan prinsip Syariah.
Materi terakhir Vania menyampaikan tentang cara meningkatkan kesadaran Gen Z tentang keuangan Syariah, dimana Gen Z juga harus rajin mencari info tentang keuangan Syariah baiar Gen Z juga semakin paham. Kemudian Gen Z juga harus mulai gunain aplikasi keuangan Syariah seperti bank digital Syariah, e-wallet Syariah dll.
Kemudian Gen Z juga harus belajar dari pengalaman, yang tadinya Gen Z suka boros sama uang yang dimiliki sekarang jadi lebih bisa mengatur keuangan dengan cara menabung atau berinvestasi. Selain itu Gen Z juga engga takut buat coba produk keuangan Syariah. Dan yang terakhir yaitu meminta bimbingan kepada oaring lebih paham tentang keuangan Syariah agar Gen Z juga tidak salah langkah dan bisa jalanin keuangan sesuai aturan agama dengan benar.
Setelah pemaparan materi selesai disampaikan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, siswa yang hadir pada kegiatan ini sangat antusias sekali, dari kegiatan ini diharapkan siswa SMA Hudatul Falah menjadi lebih paham tentang pentingnya keuangan Syariah dan lebih bijak lagi dalam mengatur keuangan, kemudian kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama.[]
Penulis :
Devi Anggita, Mahasiswi Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Pamulang