Notification

×

Iklan

Iklan

Armia Tinjau Huntara Pengungsi Benua Raja, Dikebut Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 | Maret 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T16:52:45Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 

"Harapan kita, sebelum Lebaran masyarakat sudah bisa menempati huntara ini, sehingga mereka bisa menjalani Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih tenang,” 


Tamiang-News.com |Aceh Tamiang -Terik matahari siang itu tak menghalangi langkah Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menapaki area pembangunan hunian sementara (huntara) di kawasan Tanah Perancis, Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, Selasa (10/3/2026). 



Di lokasi yang sebelumnya hanya hamparan lahan kosong itu, puluhan bangunan huntara kini mulai berdiri, menjadi harapan baru bagi warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.



Kunjungan tersebut dilakukan Armia usai menyerahkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 136 kepala keluarga di Kecamatan Rantau. Tanpa berlama-lama, ia langsung menuju lokasi pembangunan huntara untuk memastikan progres pengerjaan berjalan sesuai rencana.



Di tengah deretan bangunan yang masih dalam tahap penyelesaian, Armia berbincang dengan pengawas proyek dan para pekerja. Ia menanyakan berbagai hal, mulai dari kualitas bangunan hingga ketersediaan fasilitas dasar bagi calon penghuni.

Sebanyak 106 unit huntara tengah dibangun di lokasi tersebut. Hunian ini nantinya akan diperuntukkan bagi warga Kampung Benua Raja yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian pascabencana yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu.



Bupati menegaskan, keberadaan huntara harus benar-benar memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan menempatinya, meski sifatnya hanya sementara.



“Pastikan sumber air bersihnya tidak berbau. Tolong dibuat dengan rapi dan senyaman mungkin untuk masyarakat,” tegas Armia kepada pengawas pembangunan di lokasi.



Menurut keterangan pengawas proyek, pembangunan huntara saat ini terus dikebut. Sejumlah fasilitas dasar telah disiapkan, termasuk jaringan listrik dan sarana MCK yang dinilai memadai untuk menunjang kebutuhan sehari-hari para penghuni.



Armia berharap pembangunan huntara ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat yang masih berada di pengungsian dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.



Bagi para warga yang selama ini harus bertahan di tenda dengan berbagai keterbatasan, keberadaan huntara ini menjadi secercah harapan—tempat berlindung yang lebih aman sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) rampung.




“Harapan kita, sebelum Lebaran masyarakat sudah bisa menempati huntara ini, sehingga mereka bisa menjalani Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih tenang,” harapnya.[]TNW_001

×
Berita Terbaru Update