Notification

×

Iklan

Iklan

Menbud Fadli Zon Kunjungi Aceh Tamiang, Bupati Armia Paparkan Potensi Situs Budaya Gerbang Timur Aceh

Minggu, 08 Maret 2026 | Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-07T19:27:59Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
Caption : [Foto Ilustrasi Digital Art/mediaTamiangNews.com/Reger]

Tamiang-News.com | Aceh Tamiang – Kabupaten Aceh Tamiang kembali menjadi sorotan dalam peta kebudayaan nasional. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan kunjungan kerja ke wilayah yang dikenal sebagai gerbang timur Aceh tersebut, Sabtu (07/03/2026), guna meninjau langsung potensi situs budaya dan sejarah di kawasan perbatasan Aceh–Sumatera Utara.



Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk memperkenalkan kekayaan sejarah yang tersimpan di wilayah berjuluk Bumi Muda Sedia itu.



Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menegaskan bahwa kedatangan Menteri Kebudayaan merupakan kesempatan strategis untuk mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian dan pengembangan situs budaya di daerahnya.



Dalam dialog bersama Menteri Kebudayaan, Bupati Armia memaparkan berbagai potensi warisan sejarah yang dimiliki Aceh Tamiang. Ia menjelaskan bahwa daerah tersebut memiliki kekayaan budaya yang unik, terbentuk dari perpaduan harmonis antara nilai-nilai keislaman dengan adat Melayu-Aceh yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat.



Menurutnya, upaya pelestarian situs sejarah tidak hanya berkaitan dengan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam merawat identitas serta jati diri generasi mendatang.

“Perlindungan situs sejarah bukan sekadar menjaga benda-benda lama, tetapi juga menjaga memori kolektif dan identitas budaya masyarakat,” ujar Armia.



Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyambut positif pemaparan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Ia mencatat sejumlah potensi situs budaya yang dinilai memiliki nilai historis penting dan layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.



Menurut Fadli Zon, potensi tersebut tidak hanya relevan untuk pengembangan penelitian arkeologi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.



Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga serta melestarikan warisan indatu atau leluhur.



Ia menyebutkan bahwa sektor kebudayaan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah, sekaligus bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan tradisi yang diwariskan para pendahulu.



Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Armia turut mendampingi Menteri Fadli Zon dan Wakil Gubernur Aceh meninjau sejumlah titik yang menjadi saksi bisu kejayaan peradaban masa lalu di wilayah Aceh Tamiang.



Bupati Armia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian situs budaya di daerah. Menurutnya, kehadiran Menteri Kebudayaan menjadi angin segar bagi upaya revitalisasi berbagai objek bersejarah yang ada di Aceh Tamiang.



“Kami sangat bangga menyambut Bapak Menteri Kebudayaan dan Bapak Wakil Gubernur. Kehadiran beliau di sini membuktikan bahwa Aceh Tamiang memiliki nilai strategis dalam peta sejarah nasional. Kami berharap kunjungan ini dapat berlanjut pada program nyata pengembangan infrastruktur kebudayaan,” ujar Bupati Armia di sela-sela kunjungan.[]TNW_001

×
Berita Terbaru Update