![]() |
| Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” |
Tamiang-News.com, SEKERAK - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 yang digelar Kodim 0117/Aceh Tamiang resmi dibuka di halaman SMP Negeri 7 Karang Baru, Kampung Sulum, Kecamatan Sekerak, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini kembali menegaskan peran strategis TNI sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah perdesaan, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana.
Upacara pembukaan dipimpin Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, ia menyoroti konsistensi dan dedikasi TNI, khususnya Kodim 0117/Aceh Tamiang, dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD.
“TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga aktif membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025 lalu.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, menegaskan bahwa TNI akan memimpin langsung pelaksanaan berbagai sasaran fisik dan non-fisik selama program berlangsung dari 22 April hingga 21 Mei 2026.
“Melalui TMMD, TNI hadir di tengah masyarakat untuk membuka akses wilayah, meningkatkan infrastruktur dasar, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat desa,” kata Letkol Raden Subhi.
Adapun sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 5.950 meter dengan lebar 7 meter, pembangunan dua unit jembatan Aramco, serta tujuh titik gorong-gorong. Selain itu, TNI juga menjalankan program unggulan TNI AD seperti pembangunan lima titik sumur bor, lima unit MCK, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengembangan ketahanan pangan seluas 5 hektare, serta penanaman 200 pohon.
Di samping pembangunan fisik, TNI juga menggelar berbagai kegiatan non-fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, hingga penyuluhan hukum dan qanun. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
Program TMMD di Kampung Sulum juga diarahkan untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat, yang selama ini menjadi kendala utama dalam peningkatan ekonomi desa.
Pembukaan TMMD ke-128 ditandai dengan pernyataan resmi oleh Bupati Aceh Tamiang serta penandatanganan naskah serah terima pekerjaan kepada Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, sebagai bentuk kepercayaan penuh kepada TNI dalam mengawal pelaksanaan pembangunan hingga tuntas.
Dengan keterlibatan langsung prajurit di lapangan, TMMD kembali menegaskan komitmen TNI sebagai garda terdepan tidak hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam membangun negeri dari pelosok desa.[]TNW_001


