![]() |
| Photo: Rizki Febian Arbi ( Penikmat Kopi ) dan Suasana salah satu warung kopi di Kabupaten Aceh Tamiang |
Tamiang-News.com, ACEH TAMIANG - Aktivitas masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah beberapa bulan dilanda bencana banjir. Perlahan namun pasti, denyut ekonomi kembali terasa, terutama di sektor usaha kecil seperti warung kopi yang kini kembali dipadati pengunjung.
Di tengah proses pemulihan, warung kopi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Aceh mulai kembali beroperasi normal. Meja-meja yang sebelumnya sepi, kini kembali dipenuhi warga yang bercengkerama, berdiskusi, hingga sekadar melepas penat.
Salah seorang penikmat kopi, Rizki Febian Arbi, Kamis (16/04/26), mengungkapkan bahwa aktivitas ngopi bagi dirinya masyarakat Aceh bukan sekadar kebiasaan, melainkan sudah menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Ngopi itu sudah seperti kebutuhan. Kalau tidak ngopi, rasanya pikiran tidak fresh,” ujarnya saat ditanyai awak media.
Terkait kondisi pascabencana dan bantuan yang diberikan, Rizki mengaku tetap menaruh kepercayaan kepada pemerintah. Ia meyakini bahwa pemerintah telah berupaya maksimal dalam menangani dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.
“Kami percaya pemerintah sudah mewakili semuanya. Kita hanya perlu bersabar saja. Saya yakin Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tidak akan melupakan warganya,” tambahnya.
Kembalinya aktivitas di warung kopi ini menjadi salah satu indikator bahwa kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang perlahan mulai pulih. Meski masih dalam tahap pemulihan, optimisme warga terlihat dari semangat untuk kembali beraktivitas dan membangun kembali kehidupan mereka pascabencana.[]TNW_001


