Notification

×

Iklan

Iklan

Program FPKMS Dimulai, Minamas Plantation dan Pemkab Aceh Tamiang Perkuat Ekonomi Rakyat

Selasa, 19 Mei 2026 | Mei 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-19T10:03:43Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 


Caption: Masyarakat didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kebun agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung dan berkesinambungan


Tamiang-News.com, ACEH TAMIANG - PT Padang Palma Permai (PT PPP), anak usaha Minamas Plantation, resmi memulai Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) melalui kegiatan tanam perdana yang digelar di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/5/2026).


Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan sektor perkebunan berbasis kemitraan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tanam perdana turut dihadiri Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, serta CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan pihak perusahaan mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


Melalui program FPKMS, PT Padang Palma Permai memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat di atas lahan seluas 71,32 hektare yang melibatkan beberapa desa, yakni Desa Kebun Barang Ara, Desa Pantai Tinjau, Desa Sekerak, dan Desa Bandar Mahligai.


Dalam pelaksanaannya, program dikelola melalui Koperasi Produsen Mitra Tamiang Maju sebagai wadah kelembagaan masyarakat guna memastikan tata kelola perkebunan berjalan secara partisipatif, profesional, dan berkelanjutan.

Tanam perdana tersebut tidak hanya menjadi seremoni simbolis, tetapi juga menandai dimulainya pembangunan fondasi ekonomi masyarakat desa melalui pola kemitraan jangka panjang.


 Masyarakat didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kebun agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung dan berkesinambungan.

CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, mengatakan program FPKMS merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


“Melalui FPKMS, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses, peran, dan manfaat langsung dari pembangunan kebun ini. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi yang tumbuh dari desa,” ujar Azmi.


Ia menegaskan, keberhasilan program tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari perusahaan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Kami percaya, ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka dampak yang dihasilkan akan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengapresiasi langkah Minamas Plantation yang dinilai aktif memberdayakan masyarakat melalui pendekatan kemitraan berbasis perkebunan.


Menurutnya, program tersebut menjadi peluang strategis dalam memperkuat ekonomi desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat kelembagaan ekonomi lokal.

“Program seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan sektor produktif yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan,” kata Armia.


Ke depan, Minamas Plantation melalui PT Padang Palma Permai berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis kemitraan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.[]TNW_001

×
Berita Terbaru Update