Notification

×

Iklan

Iklan

Terima Anugerah SMSI, Sekda Aceh Masuk Deretan Tokoh Inspiratif Nasional 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T09:41:51Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik



Tamiang-News.com, |JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP., MPA, menerima Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026 dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).


Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan usulan Pengurus SMSI Provinsi Aceh melalui Surat Nomor 048/SMSI-Aceh/VI/2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, serta kontribusi Nasir dalam mendorong kemajuan pemerintahan, pembangunan daerah, olahraga, hingga kemitraan strategis dengan media.


Ketua SMSI Pusat, Firdaus MSi, menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah, Nasir berperan penting dalam mengawal berbagai agenda reformasi birokrasi yang membawa Pemerintah Aceh meraih predikat A- dalam evaluasi Reformasi Birokrasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).


Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2025, Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Aceh mencapai 82,73 poin, meningkat dari 79,69 poin pada tahun sebelumnya yang masih berada pada predikat BB.


“Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah Aceh dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” ujar Firdaus.


Tak hanya di sektor birokrasi, Aceh juga mencatat prestasi membanggakan dalam bidang demokrasi. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Aceh berhasil menempati peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketujuh secara nasional dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Aceh memperoleh skor 83,43 poin, menjadikannya provinsi dengan nilai IDI tertinggi di Pulau Sumatera. Capaian ini dinilai mencerminkan semakin kuatnya kualitas demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Selain itu, kontribusi Nasir juga terlihat dalam bidang olahraga. Ia turut mendukung persiapan kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, yang berhasil membawa Aceh menembus jajaran enam besar nasional, sebuah pencapaian bersejarah bagi daerah tersebut.


Kepemimpinan Nasir juga mendapat sorotan saat Aceh menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada November 2025. Sebagai Kepala Pos Komando Penanggulangan Bencana Aceh, ia dinilai mampu membangun koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota terdampak, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat dalam penanganan bencana.


Sementara itu, Ketua SMSI Aceh, Aldin Nainggolan, menilai Nasir sebagai sosok yang terbuka dan memiliki hubungan kemitraan yang baik dengan insan pers.


“Hubungan yang harmonis dengan berbagai organisasi media, termasuk SMSI, menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi pembangunan yang transparan, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat,” kata Aldin.


Menurutnya, berbagai capaian dan dedikasi tersebut menjadi dasar SMSI memberikan penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional 2026 kepada Sekda Aceh.


Menanggapi penghargaan tersebut, Nasir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada SMSI atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.


“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI atas penganugerahan ini. Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penerima anugerah untuk terus berkontribusi bagi kebaikan di masa depan. Masyarakat menanti kinerja nyata dari kita,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Nasir juga menyinggung perjuangan Pemerintah Aceh dalam mengawal proses revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Ia berharap dukungan dari seluruh insan pers untuk turut mengawal berbagai agenda strategis pembangunan daerah.


“Terima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya SMSI Aceh, yang selama ini konsisten membantu Pemerintah Aceh dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pendidikan di Aceh,” tuturnya.


Nasir menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata dan pengabdian yang berkelanjutan kepada masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan masa depan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang,” pungkasnya.[]TN_W001

×
Berita Terbaru Update