Tamiang-News.com, ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang mengapresiasi kepedulian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI Jakarta yang menyalurkan bantuan 40 unit laptop bagi para guru terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan PGRI DKI Jakarta dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Rabu (17/6/2026).
Sebanyak 40 unit laptop diberikan kepada guru-guru berprestasi yang terdampak bencana banjir, terdiri atas tiga guru jenjang TK, dua guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), 21 guru SD, tujuh guru SMP, serta tujuh guru SMA/SMK sederajat di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ismail menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar perangkat elektronik, melainkan simbol kepedulian dan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan pascabencana.
“Bantuan laptop yang diserahkan hari ini bukan sekadar alat elektronik, tetapi juga simbol harapan, empati, dan komitmen bersama bahwa proses belajar mengajar di sekolah tidak boleh terhenti karena bencana,” ujar Ismail.
Menurutnya, para guru memiliki peran strategis dalam mempercepat pemulihan daerah setelah bencana. Selain sebagai pendidik, guru juga berfungsi sebagai agen perubahan yang mampu membantu memulihkan kondisi mental, sosial, dan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.
Ia menambahkan, banjir yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu telah berdampak pada berbagai fasilitas pendidikan. Namun, solidaritas yang ditunjukkan oleh sesama insan pendidikan menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan.
“Saya sangat memahami bahwa bencana ini sempat melumpuhkan berbagai fasilitas sekolah kita. Namun, bantuan yang diinisiasi rekan-rekan PGRI ini membuktikan bahwa solidaritas antar sesama insan pendidikan adalah kekuatan terbesar kita untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” katanya.
Wakil Bupati juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan laptop tersebut secara optimal untuk mendukung tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik. Ia berharap para guru tetap tangguh dan adaptif menghadapi tantangan serta perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Sementara itu, perwakilan PGRI DKI Jakarta, H. Ahmad Jazuli, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar guru terhadap rekan-rekan pendidik yang terdampak banjir.
“Kami memahami dampak banjir November lalu yang merusak banyak peralatan kerja guru. Semoga 40 unit laptop ini dapat menggantikan peralatan yang hilang atau rusak, serta membantu kelancaran proses pembelajaran kembali,” ujarnya.
Ketua PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, Nurdin, S.Pd., MM, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PGRI DKI Jakarta atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, dukungan terhadap sektor pendidikan sangat penting dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari PGRI DKI Jakarta. Bantuan ini sangat meringankan beban guru yang peralatannya rusak saat banjir, sehingga mereka dapat kembali menyusun materi ajar dan menjalankan proses pembelajaran dengan baik,” ungkap Nurdin.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Tamiang, Dewan Pakar PGRI Aceh Tamiang, Ny. Linda Ismail, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang Sepriyanto, Wakil Ketua PGRI Aceh H. Muhammad Shulfan, serta perwakilan PGRI DKI Jakarta H. Tatang Nurjaman dan H. Ismu Yuwono bersama para penerima bantuan.[]TN_W001


