Notification

×

Iklan

Iklan

Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Tanam Padi Perdana di Lahan Sawah Pascabanjir

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T11:39:42Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 


Tamiang-News.com, |Aceh Tamiang – Komandan Kodim (Dandim) 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan kegiatan tanam padi perdana di lokasi rehabilitasi lahan sawah yang terdampak bencana banjir di Desa Teluk Halban, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (16/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pertanian pada lahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana alam yang melanda wilayah Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.


Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Aceh, Kepala Balai Riset dan Pengembangan Ruminansia Kecil (BRMP), Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Dandim 0117/Aceh Tamiang, perwakilan Polres Aceh Tamiang, Kepala BBRMP Aceh, Manajer Penjualan Wilayah Aceh PT Pupuk Indonesia (Persero), Kepala BPS Aceh Tamiang, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Aceh Tamiang, Camat Bendahara, Danramil 04/Bendahara, Datok Penghulu Desa Teluk Halban, serta para anggota BRMP, kelompok tani, dan Brigader Pangan Aceh Tamiang.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pemulihan sektor pertanian pascabanjir, termasuk dukungan dari Kementerian Pertanian.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penanganan dampak bencana hingga terlaksananya rehabilitasi lahan dan tanam perdana ini,” ujar Ismail.


Ia menegaskan, banjir yang terjadi telah mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian, jaringan irigasi, serta menghambat aktivitas produksi para petani. Namun, menurutnya, pelaksanaan tanam perdana tersebut menjadi simbol kebangkitan dan semangat gotong royong masyarakat dalam memulihkan sektor pertanian.


Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, lanjutnya, berkomitmen untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian melalui rehabilitasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, penyediaan benih unggul dan sarana produksi pertanian, serta penguatan pendampingan kepada petani melalui penyuluh pertanian lapangan.


Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menyampaikan bahwa meskipun bencana banjir telah menyebabkan kerusakan di berbagai sektor, kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk terus bangkit dan bekerja demi kepentingan masyarakat.


“Pascabanjir yang melanda Aceh Tamiang, berbagai fasilitas mengalami kerusakan. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kita untuk terus bangkit dan bekerja bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” kata Dandim.


Menurutnya, kegiatan rehabilitasi lahan dan tanam padi perdana ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.


Dandim menambahkan, seluruh jajaran diharapkan terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya petani, agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian.


Ia juga mendorong keterlibatan kalangan akademisi dalam melakukan penelitian dan pengembangan sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan serta hasil panen petani.


“Dukungan dari akademisi sangat penting untuk menghadirkan inovasi dan pengembangan teknologi pertanian sehingga produktivitas terus meningkat dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan tanam padi perdana tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh Tamiang sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di daerah pascabencana.[]TN_W001

×
Berita Terbaru Update