Tamiang-News.com, |ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang meminta PT Semadam segera mempercepat proses pelepasan sebagian lahan Hak Guna Usaha (HGU) guna mendukung pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Sekerak dan Kecamatan Kejuruan Muda.
Permintaan tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Bupati Aceh Tamiang Nomor 100/3081 tertanggal 23 Juni 2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama atau Dewan Direksi PT Semadam. Surat itu merupakan tindak lanjut dari surat sebelumnya, Nomor 100/1983 tertanggal 20 Mei 2026, mengenai kesiapan lahan untuk pembangunan hunian tetap.
Dalam surat tersebut, Pemkab Aceh Tamiang mengajukan pelepasan lahan HGU seluas 23 hektare yang tersebar di empat kampung, yakni 5 hektare di Kampung Sulum, 10 hektare di Kampung Sekumur, 5 hektare di Kampung Tanjung Gelumpang, serta 3 hektare di Kampung Semadam.
Bupati Aceh Tamiang menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang menjadi program prioritas Pemerintah Pusat sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 18 Tahun 2025.
Hingga kini, Pemkab Aceh Tamiang masih menunggu persetujuan resmi dari PT Semadam terkait luas lahan yang akan dilepaskan. Kepastian tersebut dinilai mendesak mengingat proses lelang pembangunan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dijadwalkan dimulai pada awal Juli 2026, sementara pekerjaan fisik ditargetkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
"Kami berharap pihak PT Semadam dapat segera menindaklanjuti permintaan ini demi kepentingan masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak dan aman secepatnya," tegas Bupati.
Sebagai informasi, Kecamatan Sekerak menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025. Sejumlah kampung, seperti Sekumur, Sulum, dan Tanjung Gelumpang, berada di sepanjang aliran Sungai Tamiang dan telah ditetapkan sebagai kawasan zona merah, sehingga warga membutuhkan relokasi ke lokasi yang lebih aman melalui pembangunan hunian tetap.[]TN_W001


