Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Aceh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp824,9 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana

Minggu, 19 Juli 2026 | Juli 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-19T10:52:49Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 



Tamiang-News.com, |BANDA ACEH, – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 guna mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.


Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengatakan percepatan pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 900.1.3/1084/SJ tentang Penyesuaian Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026 dalam APBD bagi daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


"Tambahan TKD ini menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat pemulihan daerah pascabencana sekaligus memastikan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal," kata M. Nasir, Minggu (19/7/2026).


Ia menjelaskan, total terdapat 766 paket kegiatan dengan nilai anggaran mencapai Rp824,90 miliar yang dilaksanakan oleh 14 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Hingga 16 Juli 2026, sebanyak 346 paket kegiatan atau 45,2 persen dengan nilai Rp337,29 miliar telah memasuki tahap pelaksanaan fisik.


Sementara itu, pada sektor pengadaan barang dan jasa, sebanyak 447 paket kegiatan atau 58,4 persen senilai Rp570,92 miliar telah menyelesaikan proses pemilihan penyedia. Dari jumlah tersebut, 379 paket dengan nilai Rp546,25 miliar telah menandatangani kontrak kerja sehingga progres pekerjaan fisik di lapangan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.


Dari sisi realisasi keuangan, Pemerintah Aceh telah mencatat penyerapan anggaran sebesar Rp98,79 miliar atau 11,98 persen dari total alokasi yang tersedia. Angka tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring percepatan pelaksanaan berbagai proyek yang saat ini sedang berjalan.


Pada tingkat kabupaten dan kota, realisasi Tambahan TKD tercatat mencapai Rp27,32 miliar atau 2,4 persen. Realisasi tersebut terdiri atas sektor pendidikan sebesar Rp2,95 miliar, infrastruktur Rp6,94 miliar, pertanian Rp1,91 miliar, serta urusan pemerintahan lainnya sebesar Rp15,53 miliar.


Dengan capaian tersebut, realisasi Tambahan TKD di tingkat Pemerintah Aceh mencapai 3,1 persen, sementara pemerintah kabupaten/kota berada pada angka 2,4 persen. Pemerintah optimistis angka tersebut akan terus meningkat seiring rampungnya dokumen penganggaran dan proses pengadaan yang saat ini berlangsung.


M. Nasir menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus melakukan monitoring dan pengendalian secara intensif terhadap seluruh SKPA pelaksana guna memastikan setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Menurutnya, pelaksanaan Tambahan TKD Tahun Anggaran 2026 tidak hanya difokuskan pada pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


"Pemerintah Aceh optimistis seluruh kegiatan dapat dipercepat dan diselesaikan sesuai target, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh secara berkelanjutan," pungkasnya.[]TN_W001


×
Berita Terbaru Update