![]() |
| Joki asal Kabupaten Aceh Tamiang, Lilik Ardi (28) yang akrab dengan nama panggilan Lilik Banjer 30 (Dok,Reger-TN) |
Tamiang-News.com, |ACEH TAMIANG – Joki asal Kabupaten Aceh Tamiang, Lilik Ardi (28) yang akrab dengan nama panggilan Lilik Banjer 30, kembali mencatatkan prestasi membanggakan di arena balap. Ia berhasil membawa pulang sejumlah podium pada Kejuaraan Daerah Provinsi (Kejurdaprov) Motocross Grasstrack Putaran II Trofi Muslim Ayub, yang berlangsung di Sirkuit IMI Aceh Tenggara, Kutacane, Kecamatan Badar, Minggu (16/8/26).
Membela DMS 57 X YLIH 29 Team, Lilik yang berasal dari Sekrak Kanan, Aceh Tamiang, tampil kompetitif menghadapi para joki dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Padang, Riau hingga Jambi.
Persaingan berlangsung ketat dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp150 juta. Lilik Banjer menunjukkan performa impresif dengan mengamankan satu gelar juara pertama, dua kali juara kedua, dan satu kali juara keempat pada sejumlah kelas Grasstrack lokal Aceh.
Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Aceh Tamiang memiliki potensi pembalap muda yang mampu bersaing di lintasan balap tingkat provinsi hingga regional.
Dorong IMI Aceh Tamiang Aktif Gelar Event
Di balik prestasinya, Lilik Banjer berharap pembinaan olahraga otomotif di Aceh Tamiang mendapat perhatian lebih serius. Ia mendorong Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Tamiang untuk kembali menghadirkan kompetisi secara rutin sebagai ruang bagi pembalap lokal mengasah kemampuan.
“Harapan saya, IMI Aceh Tamiang dapat menyuport atlet motocross yang selama ini vakum, dengan melaksanakan event lokal maupun bergengsi. Dari event tersebut, kita bisa menyeleksi generasi muda Aceh Tamiang agar dapat membanggakan nama tanah kelahirannya dalam ajang Grasstrack di luar daerah,” ungkap Lilik Banjer.
Menurutnya, kompetisi yang digelar secara rutin di daerah bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit-bibit pembalap potensial.
Ia berharap prestasi yang diraihnya dapat memotivasi generasi muda Aceh Tamiang untuk tidak takut berkompetisi dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Dukungan pemerintah daerah, IMI, komunitas otomotif, serta berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem olahraga otomotif di Aceh Tamiang.
Dengan pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan, talenta-talenta muda dari daerah tersebut diharapkan semakin berkembang dan mampu mengukir prestasi lebih tinggi, sekaligus membawa nama Aceh Tamiang ke panggung olahraga otomotif yang lebih luas.[]TN_W001


