TamiangNews.com - Beberapa makanan dengan kandungan protein yang sering ditemui sehari-hari, diketahui memiliki efek jangka panjang yang mungkin merugikan. Beberapa di antaranya dapat membuat seseorang mengalami kepikunan lebih cepat.
Sebenarnya makanan-makanan ini bergizi baik. Namun konsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang tidak disarankan.
Tahu.
Makanan dari bahan kedelai ini memiliki kandungan protein nabati yang baik. Namun konsumsi terlalu rutin dalam jangka panjang diduga bisa memicu masalah otak.
Konsumsi berlebihan dikhawatirkan membuat pelakunya memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia lebih cepat saat usianya mencapai 40 tahun ke atas.
Daging olahan.
Daging olahan diketahui memiliki sebuah senyawa yang dinamakan nitrosamine. Ini adalah zat yang mempu menimbulkan kerusakan pada liver atau hati akibat tingginya produksi lemak.
Di samping itu daging olahan turut memperburuk kesehatan otak yang berfek pada penurunan kemampuan untuk mengingat.
Keju olahan.
Sekalipun keju mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk tulang, namun keju olahan juga punya sisi buruk.
Jenis keju Amerika dan mozzarella, contohnya, memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Lemak ini bisa memicu menurunnya kemampuan memori seseorang saat jumlahnya terlalu tinggi di dalam tubuh. (Sidomi News)
Sebenarnya makanan-makanan ini bergizi baik. Namun konsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang tidak disarankan.
Tahu.
Makanan dari bahan kedelai ini memiliki kandungan protein nabati yang baik. Namun konsumsi terlalu rutin dalam jangka panjang diduga bisa memicu masalah otak.
Konsumsi berlebihan dikhawatirkan membuat pelakunya memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia lebih cepat saat usianya mencapai 40 tahun ke atas.
Daging olahan.
Daging olahan diketahui memiliki sebuah senyawa yang dinamakan nitrosamine. Ini adalah zat yang mempu menimbulkan kerusakan pada liver atau hati akibat tingginya produksi lemak.
Di samping itu daging olahan turut memperburuk kesehatan otak yang berfek pada penurunan kemampuan untuk mengingat.
Keju olahan.
Sekalipun keju mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk tulang, namun keju olahan juga punya sisi buruk.
Jenis keju Amerika dan mozzarella, contohnya, memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Lemak ini bisa memicu menurunnya kemampuan memori seseorang saat jumlahnya terlalu tinggi di dalam tubuh. (Sidomi News)

