Notification

×

Iklan

Iklan

Akibat Ambruknya Tanggul, Warga Seruway Terancam Banjir

Kamis, 19 Mei 2016 | Mei 19, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2017-10-29T09:20:13Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik
TamiangNews.com, KARANG BARU - Tanggul Sungai Tamiang sepanjang 20 meter di Dusun Arung Gajah, Kampong Muka Sungai Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, ambruk ke sungai selebar tujuh meter. kondisi tersebut menyebabkan warga Seruway terancam banjir jika air Sungai Tamiang melimpah.

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda, Rabu (18/5) mengatakan, ambruknya tanggul Sungai Tamiang tersebut sudah terjadi sejak lima bulan lalu dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda penanganan dari pemerintah daerah. Warga khawatir, jika musim hujan dan air sungai tamiang melimpah, dengan mudah meluap ke pemukiman warga.

“Jika tidak segera ditanggulangi, warga di Kecamatan Seruway akan terendam banjir. Apalagi dalam musim pancaroba ini, hujan bisa turun kapan saja,” ujarnya.

Dari peninjauan di lapangan, banjir yang berpotensi terjadi di Kampong Muka Sungai Kuruk ini bisa meluas ke Kampong Pekan Seruway, Kampong Tangsi lama, Kampong Sungai Suruk Satu, Sungai Kuruk Dua dan sampai Sungai Kuruk Tiga. “Jika tiba-tiba terjadi hujan dalam beberapa jam saja, ratusan rumah akan terendam, dan ribuan jiwa warga kampong di Seruway akan menderita,” ujarnya.

Untuk penanganan sementara sebelum tanggul ini diperbaiki secara permanen, warga menyarankan Pemkab segera membuat sodetan di Kampong Tanjong Mulia, Kecamatan Bendahara. Sehingga dapat mengurangi laju arus air yang akan menambah parah rusaknya tanggul di Kampong Muka Sungai kuruk.

Saat ini, seluruh tanggul itu dalam kondisi retak, hingga sepanjang satu kilometer. Kencangnya arus air di Sungai Tamiang, mempercepat rusaknya tanggul. Sehingga tanggul yang ambruk bisa meluas dalam waktu singkat, dan dipastikan jebol jika turun bhujan karena tak mampu menahan arus air deras.

“Dalam waktu dekat kami akan panggil Dinas PU, BPBD dan instansi terkait lainnya untuk membahas penanganan darurat terhadap tanggul tersebut,” ujar Juanda.

Sumber : Serambinews.com, Foto : Ilustrasi
×
Berita Terbaru Update