TamiangNews.com, KUALASIMPANG - Jembatan darurat Kampung Meurandeh yang berkontruksi kayu sepanjang 72 meter yang kondisinya sudah lama mengalami kelapukan dan rusak parah, akhirnya memakan korban.
Eli Farida, warga Kampung Merandeh terjatuh ke dalam sungai bersama sepeda motor yang dikenderainya, Senin (8/8) sekira puklul 11.00 WIB.
"Seperti biasa, korban pergi belanja untuk kebutuhan dagangannya, saat pulang melintas di jembatan satu-satunya yang menjadi lintasan warga Kampung Meurandeh, korban terjatuh ke dalam sungai," ungkap Datok Penghulu Kampung Meurandeh Musliadi.
Namun korban selamat dan tidak mengalami luka parah, hanya barang dagangannya tidak bisa digunakan lagi, termasuk juga sepeda motornya harus diperbaiki.
Musliadi menyebutkan, jembatan darurat yang dibangun tahun 2013 kondisinya memang sudah tidak layak dilalui, selain tiang penyangga jembatan juga sudah banyak yang patah. Bila tidak diperbaiki secara menyeluruh, tidak tertutup kemungkinan jembatan itu ambruk ke sungai.
Ketua DPRK Aceh Tamiang Rusman didampingi Ketua Fraksi Partai Aceh Mustaqim di sela-sela Camat Manyak Payed Wan Irwansyah melaporkan permasalahan tersebut menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan berupaya jembatan bayle bisa terbangun secepatnya, bila memungkin tahun ini. [] Medanbisnis
Eli Farida, warga Kampung Merandeh terjatuh ke dalam sungai bersama sepeda motor yang dikenderainya, Senin (8/8) sekira puklul 11.00 WIB.
"Seperti biasa, korban pergi belanja untuk kebutuhan dagangannya, saat pulang melintas di jembatan satu-satunya yang menjadi lintasan warga Kampung Meurandeh, korban terjatuh ke dalam sungai," ungkap Datok Penghulu Kampung Meurandeh Musliadi.
Namun korban selamat dan tidak mengalami luka parah, hanya barang dagangannya tidak bisa digunakan lagi, termasuk juga sepeda motornya harus diperbaiki.
Musliadi menyebutkan, jembatan darurat yang dibangun tahun 2013 kondisinya memang sudah tidak layak dilalui, selain tiang penyangga jembatan juga sudah banyak yang patah. Bila tidak diperbaiki secara menyeluruh, tidak tertutup kemungkinan jembatan itu ambruk ke sungai.
Ketua DPRK Aceh Tamiang Rusman didampingi Ketua Fraksi Partai Aceh Mustaqim di sela-sela Camat Manyak Payed Wan Irwansyah melaporkan permasalahan tersebut menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan berupaya jembatan bayle bisa terbangun secepatnya, bila memungkin tahun ini. [] Medanbisnis

