TamiangNews.com, LANGSA - Kota Langsa pada tahun ini menerima 525 unit rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang tersebar di sembilan gampong dalam empat kecamatan.
Ke-9 gampong itu yakni Cinta Raja dan Sukarejo masing-masing Kecamatan Langsa Timur, Bate Puteh dan Seulala masing-masing Kecamatan Langsa Lama, Paya Bujuk Tunong Kecamatan Langsa Baro, Seuriget, Matang Seulimneng, Sungai Pauh Pusaka dan Sungai Pauh Firdaus masing-masing di Kecamatan Langsa Barat.
Demikian disampaikan fasilitator BSPS Kota Langsa Doli Hutajulu, kepada MedanBisnis, Minggu (9/10), di Langsa.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan itu dalam bentuk barang untuk perehaban rumah warga yang sudah ada.
"Artinya bantuan ini diberikan dalam bentuk barang, dan hanya untuk perehaban diantaranya atap, lantai dan dinding bukan untuk membangun secara keseluruhan," ujarnya.
Kemudian, bagi warga yang menerima bantuan BSPS itu memiliki kriteria diantaranya yakni memiliki tanah sendiri, warga yang berpenghasilan rendah dan yang jelas tidak berkedudukan di lahan pemerintah.
Sementara itu, sambung Doli, tujuan diberikan bantuan ini adalah untuk menjadikan rumah yang tidak sehat menjadi rumah yang layak huni dan sehat. Sehingga masyarakat bisa menikmati rumah yang layak huni seperti masyarakat lainnya.
"Kota Langsa sudah dua kali menerima bantuan BSPS, tahap pertama pada tahun 2015 sebanyak 352 unit di empat gampong yakni Baro Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama, Sungai Lueng Kecamatan Langsa Timur, Alur Beuraweh Kecamatan Langsa Kota dan Paya Bujuk Seulemak Kecamatan Langsa Baro," terangnya.
Lanjut Doli, untuk bantuan tahap kedua ini sudah dalam proses pembangunan sebanyak 75 rumah dengan progres sebesar 30 persen yakni di Gampong Cinta Raja sebanyak 25 unit, Seulalah sebanyak 20 unit, Sukarejo sebanyak 20 unit dan Sungai Pauh Firdaus sebanyak 10 unit dan selebihnya bagi gampong yang mendapatkan bantuan saat ini sedang dalam proses pendistribusian bahan bangunan dari pihak toko yang ditunjuk oleh masyarakat penerima bantuan.
Sementara itu Wali Kota Langsa Usman Abdullah, menyampaikan bantuan ini atas usulan Pemerintah Kota Langsa ke Kemen PUPR dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga masyarakat bisa menempati rumah yang kayak dan sehat.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Langsa akan terus berusaha dan berupaya untuk membantu warga yang kurang mampu untuk memiliki rumah yang layak dan sehat seperti warga-warga lainnya.
"Terima kasih kepada Kementrian PU dan Perumahan Rakyat RI, yang telah membantu perehaban rumah bagi warga Kota Langsa," imbuhnya. [] Medanbisnis, Foto : Ilustrasi
Ke-9 gampong itu yakni Cinta Raja dan Sukarejo masing-masing Kecamatan Langsa Timur, Bate Puteh dan Seulala masing-masing Kecamatan Langsa Lama, Paya Bujuk Tunong Kecamatan Langsa Baro, Seuriget, Matang Seulimneng, Sungai Pauh Pusaka dan Sungai Pauh Firdaus masing-masing di Kecamatan Langsa Barat.
Demikian disampaikan fasilitator BSPS Kota Langsa Doli Hutajulu, kepada MedanBisnis, Minggu (9/10), di Langsa.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan itu dalam bentuk barang untuk perehaban rumah warga yang sudah ada.
"Artinya bantuan ini diberikan dalam bentuk barang, dan hanya untuk perehaban diantaranya atap, lantai dan dinding bukan untuk membangun secara keseluruhan," ujarnya.
Kemudian, bagi warga yang menerima bantuan BSPS itu memiliki kriteria diantaranya yakni memiliki tanah sendiri, warga yang berpenghasilan rendah dan yang jelas tidak berkedudukan di lahan pemerintah.
Sementara itu, sambung Doli, tujuan diberikan bantuan ini adalah untuk menjadikan rumah yang tidak sehat menjadi rumah yang layak huni dan sehat. Sehingga masyarakat bisa menikmati rumah yang layak huni seperti masyarakat lainnya.
"Kota Langsa sudah dua kali menerima bantuan BSPS, tahap pertama pada tahun 2015 sebanyak 352 unit di empat gampong yakni Baro Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama, Sungai Lueng Kecamatan Langsa Timur, Alur Beuraweh Kecamatan Langsa Kota dan Paya Bujuk Seulemak Kecamatan Langsa Baro," terangnya.
Lanjut Doli, untuk bantuan tahap kedua ini sudah dalam proses pembangunan sebanyak 75 rumah dengan progres sebesar 30 persen yakni di Gampong Cinta Raja sebanyak 25 unit, Seulalah sebanyak 20 unit, Sukarejo sebanyak 20 unit dan Sungai Pauh Firdaus sebanyak 10 unit dan selebihnya bagi gampong yang mendapatkan bantuan saat ini sedang dalam proses pendistribusian bahan bangunan dari pihak toko yang ditunjuk oleh masyarakat penerima bantuan.
Sementara itu Wali Kota Langsa Usman Abdullah, menyampaikan bantuan ini atas usulan Pemerintah Kota Langsa ke Kemen PUPR dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu, sehingga masyarakat bisa menempati rumah yang kayak dan sehat.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Langsa akan terus berusaha dan berupaya untuk membantu warga yang kurang mampu untuk memiliki rumah yang layak dan sehat seperti warga-warga lainnya.
"Terima kasih kepada Kementrian PU dan Perumahan Rakyat RI, yang telah membantu perehaban rumah bagi warga Kota Langsa," imbuhnya. [] Medanbisnis, Foto : Ilustrasi

