Tradisi Sosiopsikologis adalah cara pandang yang menggabungkan sosiologi dan psikologi untuk mempelajari individu dalam interaksi sosialnya.
Fokus utamanya adalah memahami: 1) Perilaku sosial seseorang; 2) Faktor psikologis yang mempengaruhinya, seperti kepribadian, cara berpikir (kognisi), dan bagaimana kita melihat sesuatu (persepsi).
Pengertian Tradisi Sosiopsikologis
Tradisi Sosiopsikologis adalah salah satu dari tujuh tradisi pemikiran utama dalam ilmu komunikasi yang berakar dari bidang Psikologi Sosial.
Inti dari tradisi ini adalah untuk mempelajari individu sebagai makhluk sosial dan menjawab pertanyaan tentang "Apa yang menyebabkan manusia berperilaku seperti yang mereka lakukan?" dalam situasi komunikasi.
Karakteristik Utama Tradisi Sosiopsikologis
1) Fokus pada Pengukuran dan Prediksi: Tradisi ini bertujuan untuk menemukan hukum universal komunikasi yang dapat memprediksi perilaku. Peneliti sering mencari hubungan sebab-akibat (Stimulus-respons) yang stabil dan dapat di amati.
2) Pendekatan Ilmiah Empiris: Metode penelitian yag digunakan cenderung kuantitatif, ekperimental dan empiris. Tujuannya adalah objektivitas dan kemampuan untuk mereplikasi hasil.
3) Kajian Variabel Individu: Tradisi ini mengkaji bagaimana variable psikologis seperti kepribadian, sifat sikap, persepsi dan kognisi (cara berpikir) memengaruhi cara seseorang berkomunikasi.
4) Komunikasi Antarpribadi dan Pengaruh: Tradisi ini sangat relavan dalam studi tentang pengaruh sosial, persuasi dan dinamika komunikasi antarpribadi.
Cabang dan Teori Kunci
Tradisi sosipsikologis dapat dibagi menjadi beberapa cabang, termasuk cabang perilaku (behavioral), kognitif, dan komunikatif-biologis. Beberapa tokoh yang dianggap penting dalam tradisi ini, karena fokus pada aspek psikologis komunikasi, adalah Kurt Lewin, Paul Lazarsfeld dan Carl Hovland.
Teori-teori kunci dalam tradisi ini berupaya menjelaskan bagaimana pola komunikasi memengaruhi perilaku individu dan hasil organisasi. Contohnya, penelitian dalam tradisi ini mungkin meneliti bagaimana informasi mengalir dalam organisasi atau bagaimana kepribadian seseorang memengaruhi cara mereka menilai orang lain.
Pentingnya
Tradisi ini penting karena memberikan landasan ilmiah untuk memahami aspek psikologis dari komunikasi manusia, membantu kita memprediksi perilaku dan meningkatkan efektivitas komunikasi dalam berbagai konteks, seperti dalam komunikasi interpersonal, organisasi dan pemasaran.[]
Penulis :
Camila Tania, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang


