Notification

×

Iklan

Iklan

Menteri PUPR Sahur di Huntara II, Warga Minta Air Bersih dan Relokasi Tak Jauh dari Sumber Nafkah

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T07:29:00Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 

Caption : [Foto Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Ir. Dody Hanggodo M.PE bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, SE



Tamiang-News.com, Aceh Tamiang – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.PE., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang dengan menyambangi warga Hunian Sementara (Huntara) II, Rabu dini hari (25/02/2026).



Dalam kunjungan tersebut, Menteri PUPR santap sahur bersama para penyintas banjir bandang yang masih tinggal di hunian sementara. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak saat Menteri Dody duduk bersila bersama warga menikmati hidangan sahur.



Kunjungan itu turut didampingi Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE. Selain santap sahur, rombongan juga melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama warga di lokasi huntara.



Momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan keluhan kepada pemerintah pusat. Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah kondisi air di hunian sementara yang dinilai tidak bersih dan belum layak digunakan secara maksimal untuk kebutuhan sehari-hari.



Warga berharap hunian sementara mereka dapat segera terhubung dengan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) guna menjamin ketersediaan air bersih yang lebih layak dan aman dikonsumsi.



“Kami berharap air di sini bisa bersih dan masuk PDAM. Karena pak kan air yang ada di Huntara ini keruh pak, ngk layak untuk di mandi apalagi untuk dimasak, terkadang bau lumpur,” ujar salah seorang warga Huntara II.



Selain persoalan air bersih, sejumlah warga juga menyampaikan harapan terkait rencana relokasi ke hunian tetap (huntap). Mereka meminta agar lokasi relokasi nantinya tidak jauh dari domisili saat ini, mengingat kedekatan lokasi sangat berpengaruh terhadap akses pekerjaan dan keberlangsungan ekonomi keluarga pascabencana.



Kunjungan Menteri PUPR ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan percepatan penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat terdampak.



Warga pun berharap berbagai keluhan yang telah disampaikan, khususnya terkait kebutuhan air bersih dan kepastian lokasi hunian tetap, dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.[] (TNW_001)

×
Berita Terbaru Update