
Buka Puasa Bersama, KAHMI Aceh Tamiang Soroti Peran Intelektual dalam Pemulihan Pascabencana, di Awe Kuphi, Sabtu (14/3/2026). (Foto/Ist)
Tamiang-News.com, KARANG BARU - Keluarga Besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 17.00 WIB di Awe Kupi, Jalan Medan–Banda Aceh, simpang Kampung Paya Awe, Kecamatan Karang Baru.
Acara ini dihadiri oleh Presidium, pengurus, serta anggota KAHMI Aceh Tamiang. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah kebangsaan yang mengangkat tema “Peran Strategis Intelektual bagi Kemajuan Aceh Tamiang.”
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail SEI, yang juga merupakan Presidium KAHMI Aceh Tamiang, dalam amanahnya menegaskan pentingnya peran KAHMI sebagai wadah intelektual yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, KAHMI memiliki potensi besar melalui jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis, seperti pemerintahan, akademisi, hingga dunia usaha. Potensi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan pemulihan daerah pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.
“Peran KAHMI sangat penting untuk memberikan kontribusi positif dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana hidrometeorologi. Kolaborasi pemikiran, gagasan, serta langkah nyata dari para intelektual sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah daerah dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali,” ujar Ismail.
Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Aceh Tamiang, Muhammad Nasir, ST, MT, menyampaikan bahwa alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Aceh Tamiang selama ini telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat, terutama saat menghadapi berbagai kondisi darurat.
Ia menjelaskan, para alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI aktif bergerak melalui berbagai lembaga, profesi, dan latar belakang untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Alhamdulillah, banyak alumni HMI yang bergerak secara langsung membantu masyarakat melalui berbagai lembaga dan bidang pengabdian masing-masing. Ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian HMI terus hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang,” ungkap Muhammad Nasir.
Ia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial tersebut terus diperkuat sehingga KAHMI dapat semakin berperan dalam membantu masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
Ketua panitia kegiatan, Muhammad Wahyudin S.Ag., M.Ag., mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah sekaligus membuka ruang diskusi konstruktif bagi para alumni HMI di Aceh Tamiang.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang bertukar gagasan serta memperkuat peran intelektual dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah,” ujarnya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain tausiyah kebangsaan, kegiatan juga diisi dengan dialog antaranggota, doa bersama, serta buka puasa bersama yang semakin mempererat hubungan silaturahmi di antara keluarga besar KAHMI Aceh Tamiang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai inisiatif kolaboratif dari para intelektual dan tokoh masyarakat untuk mendukung pembangunan serta mempercepat proses pemulihan Aceh Tamiang secara berkelanjutan.[]

