Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Armia Lepas 273 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Pemulihan Aceh Tamiang

Senin, 15 Juni 2026 | Juni 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-15T14:01:32Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 


Tamiang-News.com, |KARANG BARU – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara resmi melepas sebanyak 273 petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Aceh Tamiang dalam kegiatan pencanangan dan pelepasan petugas yang digelar di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Tamiang, Senin (15/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung serentak secara nasional. Sensus ini bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan serta pengambilan keputusan strategis di berbagai sektor.


Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti penting bagi Aceh Tamiang, terutama dalam upaya pemulihan ekonomi pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025.


Bencana berupa siklon tropis yang memicu angin kencang, puting beliung, tanah longsor, dan banjir bandang itu berdampak pada lebih dari 310 ribu jiwa atau sekitar 75 ribu kepala keluarga yang tersebar di 216 kampung pada 12 kecamatan. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, dan perkantoran pemerintah juga mengalami kerusakan.


“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 menjadi sangat penting untuk menggambarkan kondisi riil perekonomian daerah, termasuk sektor-sektor yang terdampak bencana maupun sektor yang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Armia.


Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima petugas pendataan serta memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap.


Menurutnya, data yang dikumpulkan saat ini akan menjadi landasan penting dalam menentukan arah pembangunan dan percepatan pemulihan ekonomi Aceh Tamiang di masa mendatang.


Kepada para petugas sensus, Bupati juga berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalitas, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dalam proses pendataan.


“Isilah kuesioner pendataan dengan data riil yang objektif di lapangan. Jangan sekali-kali melakukan rekayasa data atau menyalin data dari balik meja. Satu kesalahan data yang saudara catat akan melahirkan kebijakan yang salah bagi masa depan daerah kita,” tegasnya.


Armia optimistis hasil sensus yang akurat akan menjadi fondasi penting bagi kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.


“Dengan data yang akurat, kita dapat menyusun kebijakan yang tepat. Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Dan dengan kerja sama seluruh pihak, kita optimis Kabupaten Aceh Tamiang dapat bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat, dan tumbuh lebih maju,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala BPS Aceh Tamiang, Nurmanuddin, dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 273 petugas akan melakukan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan tersebut mencakup 931 Satuan Lingkup Setempat (SLS) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.


“Saya yakin para petugas ini siap menjangkau seluruh wilayah Aceh Tamiang demi menghasilkan data yang akurat dan berkualitas,” kata Nurmanuddin.


Pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemasangan atribut petugas sensus oleh Bupati Aceh Tamiang serta pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya kegiatan pendataan di lapangan.[]TN_W001

×
Berita Terbaru Update