Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden KMP Aceh Hebat 2, Penanganan Korban Jadi Prioritas

Jumat, 12 Juni 2026 | Juni 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-12T15:46:34Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 


Tamiang-News.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Pemerintah memastikan keselamatan dan pemulihan para korban menjadi prioritas utama dalam penanganan pascakejadian.


Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi korban serta memastikan seluruh instansi terkait memberikan pelayanan terbaik bagi mereka yang terdampak dalam peristiwa tersebut.


“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Keselamatan dan pemulihan kondisi korban menjadi prioritas utama saat ini,” ujar Nurlis.


Menurutnya, Pemerintah Aceh telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk berkoordinasi secara intensif dengan pihak rumah sakit, operator kapal, serta instansi pelabuhan guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal hingga proses pemulihan selesai.


Pemerintah Aceh juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan korban sesaat setelah insiden terjadi.


“Kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Dinas Perhubungan Aceh, PT ASDP Indonesia Ferry, KSOP Malahayati, Kantor Kesehatan Pelabuhan, tenaga medis, dan semua pihak yang sejak awal kejadian bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan terhadap para korban,” kata Nurlis.


Selain fokus pada penanganan korban, Pemerintah Aceh menilai investigasi menyeluruh perlu dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat standar keselamatan pelayaran dan prosedur operasional di masa mendatang.


“Pemerintah Aceh mendukung proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah-langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” tegasnya.


Pemerintah Aceh berharap seluruh korban dapat segera pulih dan aktivitas pelayanan transportasi laut dapat kembali berjalan dengan aman serta tetap mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.[]TN_W001

×
Berita Terbaru Update