Notification

×

Iklan

Iklan

Mualem Hadiri Munaslub APPSI 2026, Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional untuk Perkuat Ekonomi Aceh

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-15T23:53:35Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik


Tamiang-News.com, |Lombok – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2026 yang berlangsung di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/7/2026).


Kehadiran Mualem dalam forum yang mempertemukan para gubernur se-Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh untuk mengawal sinkronisasi berbagai kebijakan strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta optimalisasi sektor perpajakan.


Dalam agenda nasional tersebut, Mualem turut didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun, bersama para asisten dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait. Kehadiran jajaran birokrasi Aceh itu dinilai penting mengingat fokus utama APPSI tahun ini diarahkan pada penguatan ekonomi daerah dan kemandirian fiskal nasional.


Munaslub APPSI 2026 dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Forum tersebut juga menghadirkan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, sebagai salah satu pemateri utama yang membahas strategi pengembangan UMKM di daerah.


Mualem menegaskan, kehadiran dirinya bersama jajaran Pemerintah Aceh dalam forum nasional tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat akselerasi pembangunan ekonomi daerah melalui penyelarasan kebijakan pusat dan daerah.


“Aceh harus bergerak cepat menangkap arah kebijakan pusat. Kehadiran kami di sini, bersama Sekda dan kepala SKPA, adalah untuk memastikan bahwa setiap regulasi nasional yang lahir dari forum ini bisa langsung kita eksekusi di Aceh tanpa menunda-nunda,” ujar Mualem.


Menurutnya, Pemerintah Aceh memberikan perhatian serius terhadap berbagai kebijakan dan arahan yang disampaikan para menteri Kabinet Indonesia Maju dalam forum tersebut, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kapasitas fiskal daerah.


Selain mengikuti agenda persidangan dan Munaslub APPSI yang membahas penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, delegasi Aceh juga dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sentra UMKM unggulan di Nusa Tenggara Barat pada Jumat (17/7).


Kunjungan lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Aceh dalam mengembangkan sektor UMKM daerah agar lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.


“Yang belum ada dan terbukti berhasil di sini tentu akan kita pelajari dan kita bawa ke Aceh. Kita ingin produk-produk UMKM Aceh tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar nasional hingga internasional,” kata Mualem.


Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran SKPA yang mendampinginya agar memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana studi banding yang konkret dan produktif.


“Saya minta jajaran SKPA tidak hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar mempelajari bagaimana NTB membina, mengembangkan, dan mengemas produk UMKM hingga memiliki nilai jual tinggi. Skema terbaik yang ditemukan harus dibawa pulang dan diterapkan di Aceh,” tegasnya.


Melalui partisipasi aktif dalam Munaslub APPSI 2026, Pemerintah Aceh berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat kemandirian fiskal daerah guna mewujudkan pembangunan Aceh yang lebih maju dan berkelanjutan.[]TN_W001

×
Berita Terbaru Update