Tamiang-News.com, |ACEH TAMIANG – Upaya menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian terus dilakukan guna mendukung produktivitas petani. Babinsa Koramil 08/Rantau Kodim 0117/Aceh Tamiang, Serka Subagio, melaksanakan pendampingan pompanisasi dengan memanfaatkan air dari sumur bor untuk mengairi areal persawahan milik Wahyu, anggota Kelompok Tani (Poktan) Gemah Ripah di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (3/7/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI kepada para petani dalam mengantisipasi kekurangan pasokan air yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi.
Serka Subagio menjelaskan, sistem pompanisasi bertujuan mempermudah distribusi air dari sumber air menuju lahan persawahan yang mengalami keterbatasan irigasi.
"Kami memahami betapa pentingnya air bagi para petani. Dengan sistem pompanisasi ini diharapkan lahan pertanian tetap subur dan hasil panen tidak terganggu," ujar Serka Subagio.
Ia menambahkan, kekurangan air pada lahan sawah berpotensi menurunkan produktivitas tanaman, bahkan dapat menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani.
"Sawah yang kekurangan air dapat berdampak fatal terhadap hasil panen, bahkan lebih parah lagi dapat menyebabkan gagal panen," tambahnya.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, Babinsa berharap sistem pompanisasi mampu membantu Kelompok Tani Gemah Ripah dalam memenuhi kebutuhan air bagi areal persawahan sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
"Semoga kegiatan ini dapat membantu kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan air dengan mengoptimalkan sistem pompanisasi," pungkasnya.[]TN_W001


