TamiangNews.com, karang baru - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, kabar duka datang dari ujung timur Aceh, salah satu putra terbaik Aceh Tamiang, yang juga Bupati Aceh Tamiang pertama periode 2007-2012, Drs Abdul Latief (70) meninggal dunia di rumah sakit Aceh Tamiang.
Almarhum mengalami sesak nafas. Selasa (30/8/2016) pukul 23.00 Wib.
Abdul Latief pernah dua kali memimpin Tamiang ini, tahun 2002-2004 sebagai Pj Bupati Aceh Tamiang dan Bupati hasil pemilihan langsung pertama di Aceh periode 2007-2012.
Edi Latifurrahman, anak almarhum kepada Serambinews.com, Rabu (31/8/2016) mengatakan, selama ini ayahnya sehat tidak sakit bahkan, Rabu pagi rencananya ayahnya berangkat ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menuju Jakarta tempat adik perempuannya.
Namun sekira sekira pukul 21.00 Wib, ayahnya sedikit merasakan sesak nafas di dada. Oleh keluarga dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Tamiang.
Bahkan saat menuju ke UGD, ayahnya jalan sendiri dan meminta perawat memeriksanya.
“Beliau sendiri ngomong sama perawat minta diperiksa,” ujar Edi
Saat di UGD orang tuanya sempat batuk dan mengeluarkan bercak darah, karena mengalami sesak, almarhum dirawat di ruang ICU.
Hasil pemeriksaan diketahui denyut jantung Abdul Latif menurun hingga akhirnya pada pukul 23.00 WIB ia mengembuskan nafas terakhir. [] Serambinews
Almarhum mengalami sesak nafas. Selasa (30/8/2016) pukul 23.00 Wib.
Abdul Latief pernah dua kali memimpin Tamiang ini, tahun 2002-2004 sebagai Pj Bupati Aceh Tamiang dan Bupati hasil pemilihan langsung pertama di Aceh periode 2007-2012.
Edi Latifurrahman, anak almarhum kepada Serambinews.com, Rabu (31/8/2016) mengatakan, selama ini ayahnya sehat tidak sakit bahkan, Rabu pagi rencananya ayahnya berangkat ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menuju Jakarta tempat adik perempuannya.
Namun sekira sekira pukul 21.00 Wib, ayahnya sedikit merasakan sesak nafas di dada. Oleh keluarga dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Tamiang.
Bahkan saat menuju ke UGD, ayahnya jalan sendiri dan meminta perawat memeriksanya.
“Beliau sendiri ngomong sama perawat minta diperiksa,” ujar Edi
Saat di UGD orang tuanya sempat batuk dan mengeluarkan bercak darah, karena mengalami sesak, almarhum dirawat di ruang ICU.
Hasil pemeriksaan diketahui denyut jantung Abdul Latif menurun hingga akhirnya pada pukul 23.00 WIB ia mengembuskan nafas terakhir. [] Serambinews

