Notification

×

Iklan

Iklan

Nora Idah Nita Minta Pemerintah Pusat Percepat Pencairan Bantuan Korban Banjir Aceh

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-07T20:00:23Z
abati parfum | Parfum Arab Terbaik

 

Gambar: Anggota DPRA (Dapil) 7, Nora Idah Nita

Tamiang-News.com,|ACEH TAMIANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Langsa–Aceh Tamiang, Nora Idah Nita, mendesak pemerintah pusat untuk segera mempercepat pencairan bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada 27 November 2025.


Desakan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya keluhan masyarakat yang diterimanya, baik saat kegiatan reses maupun melalui komunikasi langsung. Menurutnya, warga terdampak hingga kini masih menantikan kepastian penyaluran berbagai bantuan yang telah dijanjikan pemerintah.


“Pemerintah pusat harus segera merealisasikan apa yang telah dijanjikan kepada korban bencana hidrometeorologi, baik bantuan stimulan rumah rusak, perabot rumah tangga, pemulihan ekonomi, maupun bantuan hidup sementara (jadup),” kata Nora Idah Nita, Minggu (7/6/2026).


Politisi Partai Demokrat itu meminta Presiden Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan perhatian serius terhadap percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.


Menurut Nora, masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami dampak cukup besar akibat bencana tersebut, membutuhkan kepastian terkait realisasi bantuan guna mendukung proses pemulihan pascabencana.


“Korban bencana sangat membutuhkan perhatian pemerintah. Karena itu, kami meminta bantuan yang telah dijanjikan segera dicairkan, terutama untuk masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak cukup parah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah, seluruh persyaratan administrasi yang diminta pemerintah pusat telah dipenuhi. Data calon penerima bantuan juga telah disusun secara rinci berdasarkan sistem by name by address dan telah diajukan untuk diverifikasi.


“Untuk Aceh Tamiang, usulan bantuan sudah diajukan secara by name by address, baik untuk stimulan rumah rusak, bantuan perabot, pemulihan ekonomi maupun jadup, mulai dari SK 1 hingga SK 4. Administrasi yang diperlukan juga telah dilengkapi,” jelasnya.


Nora menilai percepatan pencairan bantuan sangat penting karena kondisi ekonomi masyarakat terdampak masih belum sepenuhnya pulih. Sejumlah warga, kata dia, masih menghadapi kesulitan ekonomi akibat kehilangan mata pencaharian pascabencana.


“Saat ini kondisi ekonomi masyarakat masih sulit. Banyak yang kehilangan pekerjaan dan hingga kini bantuan untuk pemulihan usaha kecil juga belum ada kepastian. Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan dapat memicu meningkatnya kerawanan sosial,” katanya.


Ia berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat proses penyaluran bantuan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan aktivitas ekonomi maupun sosial mereka secara normal.


“Harapan kita, bantuan yang telah dijanjikan dapat segera direalisasikan agar masyarakat terdampak bisa lebih cepat pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tutup Nora. []TNW_001

×
Berita Terbaru Update