Tamiang-News.com, ACEH TAMIANG -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang terus mendorong percepatan pencairan Bantuan Stimulan Rumah Rusak (BSRR) bagi masyarakat penerima tahap I dan II. Upaya tersebut dilakukan menyusul masih adanya ribuan warga yang belum mencairkan bantuan yang telah disalurkan pemerintah.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, S.STP, MSP, atau yang akrab disapa Bayu, meminta seluruh camat untuk segera berkoordinasi dengan Datok Penghulu di masing-masing kampung guna memastikan warga penerima bantuan segera melakukan pencairan dana.
"Koordinasikan dengan para Datok Penghulu agar penerima Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap I dan II segera melakukan pencairan," kata Bayu, Rabu (4/6/2026).
Berdasarkan data BPBD Aceh Tamiang, dari total 9.199 penerima bantuan kategori Rumah Rusak Ringan (RR) dan Rumah Rusak Sedang (RS) yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) tahap I dan II, masih terdapat sekitar 2.114 penerima yang belum mencairkan bantuan tersebut.
Menurut Bayu, kondisi itu perlu segera ditindaklanjuti agar proses penyaluran bantuan pascabencana dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Karena itu, pemerintah kampung diharapkan berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada warga yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat.
"Data hari ini masih ada sekitar 2.114 lebih penerima pada SK 1 dan 2 yang belum melakukan pencairan. Para Datok Penghulu harus segera menyampaikan kepada masyarakat yang terdata agar segera mendatangi bank penyalur untuk mencairkan bantuan," ujarnya.
Untuk mempercepat proses tersebut, BPBD Aceh Tamiang juga telah menurunkan tim ke lapangan guna memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung. Langkah ini dilakukan agar seluruh penerima bantuan dapat segera menyelesaikan proses administrasi dan pencairan dana.
Bayu menegaskan, percepatan realisasi pencairan bantuan pada SK tahap I dan II menjadi faktor penting dalam mendukung kelanjutan program bantuan rumah rusak tahap berikutnya yang masih ditunggu masyarakat.
"Serapan pencairan SK 1 dan 2 harus segera tuntas. Dengan demikian, kita berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan SK 3 dan 4," pungkasnya.
Dengan masih tersisanya ribuan penerima yang belum mencairkan bantuan, BPBD Aceh Tamiang berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan kampung dapat mempercepat penyaluran bantuan sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera memanfaatkan dana tersebut untuk memperbaiki kondisi rumah mereka.[]TNW_001


